Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 25 Juni 2017 | 08:45 WIB

Ditanya Program Wimboh, Ini Jawaban Muliaman

Oleh : - | Selasa, 13 Juni 2017 | 07:09 WIB
Ditanya Program Wimboh, Ini Jawaban Muliaman
Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Saat terpilih menjadi Ketua Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso berjanji akan melakukan efisinesi internal. Tujuannya untuk menurunkan iuran perbankan untuk OJK.

Saat diminta komentar soal janji ini, Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad santai saja. Dia bilang, hal itu adalah hak setiap ketua komisioner OJK. "Ya silahkan saja, itu nanti hak prerogatifnya ketua OJK yang baru," ujar Muliaman di Kantor OJK, Jakarta, Senin (12/6/2017).

Ya, Wimboh yang saat ini masih menjabat Komisisaris Utama Bank Mandiri, sesumbar akan melakukan efisiensi di tubuh OJK, meningkatkan kinerja otoritas tersebut. Operasionalisasi OJK akan difokuskan pada tugas utamanya, yakni mengatur dan mengawasi industri jasa keuangan.

Sementara terkait rencana pengurangan jumlah iuran yang disetor industri keuangan ke OJK, Wimboh setuju. Dia bilang perlu dikajiulang dalam kaitannya untuk pencapaian visi dan misi OJK. Wimboh tidak menutup kemungkinan pengurangan jumlah iuran tersebut bisa dilakukan oleh regulator.

Melanjutkan pernyataan, Muliaman menekankan dua isu besar yang perlu diselesaikan pimpinan OJK baru. Pertama, konsolidasi organisasi yang diharapkan bisa terus berlanjut. "Ini sudah kita lakukan lima tahun awal. Kita tumbuhkan kultur baru yang melayani, kita tingkatkan governance, fraud dikurangi atau dihilangkan. Itu terus saja berlanjut," kata mantan deputi gubernur Bank Indonesia (BI) termuda ini.

Kedua, lanjut Muliaman yang hobi tanaman ini, OJK harus mampu meningkatkan pengawasan industri keuangan. Dia berharap, di luar dari tanggung jawab dalam mengawasi, OJK juga dapat berkontribusi optimal dalam mengembangkan industri keuangan itu sendiri.

"Pasar semakin dalam, produk makin bervariasi, akses ke pasar modal semakin mudah. Ini merupakan bagian dari pengembangan yang harus dijalankan," ujar Muliaman.

Muliaman berharap, fokus OJK menyentuh masalah pembiayaan, merambah sektor lain setelah sebelumnya fokus di sektor kemaritiman dan pertanian. [tar]

 
x