Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 09:29 WIB

Rating Investasi Naik, Dampaknya Sudah Terasa?

Oleh : M fadil djailani | Selasa, 13 Juni 2017 | 19:08 WIB
Rating Investasi Naik, Dampaknya Sudah Terasa?
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengklaim, setidaknya akan ada US$700 juta dana masuk dari investasi langsung atau Foreign Direct Investment (FDI).

Hal itu dikatakan Sri Mulyani dalam rapat kerja asumsi dasar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2018 bersama Komisi XI DPR, Jakarta, Selasa (13/6/2017).

"Kenaikan peringkat layak investasi (investment grade) yang diberikan oleh Standard and Poor's (S&P) 19 Mei lalu menjadi gerbang masuknya arus modal asing ke dalam negeri. Dana FDI bisa mencapai US$ 700 juta," kata Mulyani.

Awalnya, kata Mulyani, dana investasi asing yang masuk ke Indonesia cukup sulit, lantaran peringkat layak investasi Indonesia tidak naik-naik, barulah setelah S&P menaikkan menambah deras uang yang masuk ke Indonesia.

"Selama ini tidak bisa masuk ke Indonesia, sesuai dengan aturannya, salah satu percakapan yang kita lakukan, ada US$ 700 juta dana yang tidak bisa masuk ke Indonesia sebelum mencapai investment grade," kata Mulyani.

Asal tahu saja, tiga lembaga peringkat investasi yaitu Fitch Rating, Moodys, dan S&P kini sudah mengeluarkan penilaian terhadap Indonesia. Sehingga kata Sri Mulyani potensi investasi asing yang masuk masih besar.

Sejak 19 Mei 2017, Indonesia telah mendapatkan dari ketiganya sehingga dana-dana itu seharusnya bisa masuk ke pasar keuangan dalam negeri. "Jadi estimasinya ada sekitar investment fund dana yang dikelola sekitar 700 juta dolar AS, berarti mampu untuk invest ke Indonesia," kata Mulyani. [ipe]

Tags

Komentar

 
x