Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Agustus 2017 | 04:39 WIB

Pemerintah Bertekad Terus Ciptakan Pemerataan

Oleh : M Fadil Djailani | Rabu, 14 Juni 2017 | 21:25 WIB
Pemerintah Bertekad Terus Ciptakan Pemerataan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) bertekad untuk terus menciptakan ekonomi yang merata bagi masyarakat Indonesia. Pembangunan tidak hanya di kota-kota besar namun juga harus dilakukan di wilayah paling depan di Tanah Air.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan cara ini adalah yang paling cepat untuk bisa mengentaskan kemiskinan, pengangguran hingga memberikan kehidupan yang layak bagi masyarakat.

"Untuk pemerataan kita tidak bermaksud merngubah keseluruhan kebijakan. Dengan apa yang sudah dilakukan dua tahun ini kita lengkapi dan pertajam dengan kebijakan pemerataan," kata Darmin di Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Dua tahun ini, kata Darmin, pemerintah memulai dengan perubahan transformasi anggaran dari subsidi menjadi pengeluaran di bidang infrastruktur, pendidikan, dan bantuan sosial, sekaligus mengembangkan kebijakan untuk infrastruktur.

"Karena kita sudah sangat ketinggalan dan itu sangat menentukan untuk konektivitas dan bagaimana masyarakat memanfaatkan hasil mereka memperoleh harga yang lebih baik. Dan kemudian, tentu saja infrastruktur itu, menyerap lapangan kerja juga. Paling tidak di awal proses pembangunan. Dan, pembangunan infrasstruktur yang banyak serap tenaga kerja menengah ke bawah bisa memengaruhi penurunan tingkat pengangguran dan menekan tingkat kemiskinan," katanya.

Darmin menyatakan usaha pemerintah selama ini tidak sia-sia. Hal ini terlihat dari angka rasio gini yang perlahan mengalami penurunan meski terbilang sangat tipis. Apalagi, pertumbuhan ekonomi sejak kuartal empat tahun lalu sudah bisa tembus 5,0%.

Bila dijabarkan berturut-turut, penurunan gini ratio sejak Maret 2015 sampai September 2016 yaitu 0,408, 0,402, 0,397, dan terakhir 0,394.

Meskipun penurunannya tipis, tetapi menurut Darmin hal tersebut menunjukkan bahwa perbaikan indikator makro membuat ekonomi berkembang dengan kualitas yang baik.

"Mulai terlihat bahwa selain pertumbuhan mulai membaik, sedikit membaik, kemudian kalau dilihat indicator-indikator lain, tingkat kemiskinan turun, tingkat pengangguran turun. Gini rasio juga turun (meski) tidak banyak namun turun," ujar Darmin. [lat]

 
x