Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 00:37 WIB

Menhutnya SBY Ingatkan Jokowi Moratorium&Reklamasi

Oleh : - | Kamis, 15 Juni 2017 | 05:09 WIB
Menhutnya SBY Ingatkan Jokowi Moratorium&Reklamasi
Presiden Joko Widodo dan MS Kaban - (Foto: Riset)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mantan menteri kehutanan era SBY, Malam Sambat Kaban berharap Presiden Joko Widodo hati-hati terkait kebijakan moratorium industri sawit dan reklamasi.

"Moratorium perkebunan sawit itu adalah kerugian fatal. Demikian pula reklamasi. Saya berharap Presiden Jokowi berhati-hati," kata Kaban usai acara buka bersama anak yatim di Gedung DPP PBB, Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Dirinya menengarai, kebijakan moratorium lahan sawit hanya akal-akalan LSM asing dan perang dagang sejumlah negara. Kalau diterapkan maka akan sangat mengganggu pertumbuhan industri sawit di tanah air. Padahal sektor ini menopang nasib jutaan petani dan pekerja, serta berkontribusi signifikan terhadap penerimaan negara. "Kasihan Pak Presiden Jokowi, bisa jadi diberikan masukan atau informasi yang keliru," papar Kaban.

Terkait reklamasi, dirinya juga menentang keras. Alasannya, reklamasi Teluk Jakarta, jelas-jelas melanggar UU Tata Ruang, UU Lingkungan Hidup, serta UU Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. "Dalam hal ini, Presiden Jokowi harus mengacu kepada aturan. Jangan sampai dijebloskan anak buahnya kepada perbuatan yang melawan undang-undang. Ingat, acuan mengelola negara adalah undang-undang, bukan bisikan menteri," tegas Kaban.

Pada 2013, kata Kaban, Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) dari reklamasi Teluk Jakarta telah ditolak. Namun kenapa di era Jokowi, reklamasi seakan 'hidup' lagi. "Saya kira, pemerintah harus bisa tegas. Kalau alasannya pengusaha rugi, ya resiko. Demi kepentingan yang lebih besar, pemerintah harus berani," kata Kaban. [ipe]

Komentar

 
x