Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 27 Juni 2017 | 15:42 WIB

Menteri PUPR Tegaskan Perlu Penggerak Integritas

Oleh : - | Rabu, 14 Juni 2017 | 08:28 WIB
Menteri PUPR Tegaskan Perlu Penggerak Integritas
(Foto: pu.go.id)
facebook twitter

INILAHCOM, Surabaya - Di sela agenda kerja yang cukup padat, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadi Muljono menyempatkan hadir di acara "Workshop Penyusunan Panduan Komite Integritas Kementerian PUPR", yang sudah berlangsung sejak hari Senin (12/6/2017) di Surabaya.

Menurut Menteri Basuki, penggerak integritas diperlukan Kementerian PUPR. Pada kesempatan itu, Menteri PUPR memberikan apresiasi kepada para peserta yang penuh semangat sampai hari kedua pelaksanaan workshop. Menteri PUPR juga memberikan apresiasi kepada para fasilitator dari KPK yang memandu kegiatan ini.

"Ibaratnya, bila kita punya 20 baju batik yang akan kita pakai tiap hari Jumat, pasti tidak semuanya sering kita pakai, paling-paling hanya 20% nya saja. Begitu pula dengan Kementerian PUPR, bila ada 20% yang dapat jadi penggerak integritas,maka yang lainnya pasti akan mengikuti," ungkap Menteri PUPR.

Hanya dengan cara itulah, Kementerian PUPR dapat menjalankan program-program pembangunan. "Kita pasti bisa bekerja dengan aman, nyaman, dan tentu akan lebih baik. Kita harus tahu dengan pasti, Penggerak Integritas itu seperti apa, Agen Integritas itu seperti apa, dan Duta Integritas itu seperti apa, harus ada bedanya dan harus tercermin dari kelakuan kita sehari-hari, jangan hanya tahu definisinya saja. Semoga yang kita susun hari ini bisa diterapkan di Kementerian PUPR," lanjut Menteri Basuki.

Dalam acara workhsop, para peserta yang terbagi dalam tiga kelompok, menyajikan paparannya masing-masing di hadapan Menteri PUPR. Kelompok I yang diwakili Rido Matari Ichwan menjelaskan visi Kementerian PUPR 2030 yang akan menjadi ikon Kementerian PUPR.

Kelompok II yang menyusun tentang Komite dan Budaya Integritas serta Pembangunan Budaya Integritas membuat langkah yang lebih optimis dengan target budaya integritas sudah tercapai 100% pada tahun 2024. Sementara, kelompok III yang membahas tentang apresiasi mencoba mengusulkan TTP terendah untuk Eselon II, II, III, IV dan jabatan fungsional (jafung).

Dalam acara workshop, Anto Ikayadi, Fungsional Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat, Bidang Pencegahan KPK menyampaikann apresiasinya kepada Menteri PUPR sebagai sosok yang luar biasa. "Hasil yang luar biasa hanya bisa dikerjakan oleh orang yang luar biasa juga," katanya.

Ia mengatakan bahwa semangat Kementerian PUPR untuk membangun budaya integritas akan dapat tercapai. Kemampuan untuk mengemban amanah dalam mengelola anggaran dengan sebaik-baiknya maka akan semakin dekat hasil yang positif, baik dalam hasil kerja maupun dalam kehidupan pribadi. [pu.go.id]

 
x