Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 13 Desember 2017 | 16:06 WIB

BPS: Era Jokowi, Aparat Masih Doyan Korupsi

Oleh : M fadil djailani | Kamis, 15 Juni 2017 | 15:09 WIB
BPS: Era Jokowi, Aparat Masih Doyan Korupsi
Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Sairi Hasbullah - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Di era Joko Widodo, perilaku koruptif tarnyata masih marak. Walaupun levelnya kecil-kecil. Tapi, korupsi tetap korupsi, harus dibasmi. Paling tidak dikurangilah.

Indeks Perilaku Anti Korpsi Indonesia 2017 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), menyimpulkan bahwa masih marak korupsi yang berskala kecil."Kami punya survei khusus untuk melihat kecenderungan patty corruption, bentuk korupsi yang dilakukan masyarakat sehari-hari. Korups kecil-kecilan. Contoh, kalau ngurus sesuatu pakai ini itu, bukan korupsi sekian miliar gitu. Kecenderungan ini kami rekam karena pendekatan kita household based close. Sampel 10 ribu rumah tangga, di 33 provinsi dan 170 kabupaten kota," papar Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Sairi Hasbullah di Kantor BPS, Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Dalam laporan Indeks Perilaku Anti Korupsi Indonesia 2017 ini, nilainya mencapai 3,71. Di mana skala nilainya adalah 0 hingga 5. Artinya, ya itu tadi, korupsi masih tinggi.

"Kita cenderung sudah anti korupsi dan angka ini angka keantiannya lebih tinggi 0,12 poin dibanding tahun 2016 lalu di mana IPAK 3,59. Dari tahun ke tahun sejak survei dimulai 2012. 2012 3,55; 2013 3,63; 2014 3,61; 2015 3,59, target 4 pada 2019," kata Sairi.

Kata Sairi, ketidaksukaan masyarakat terhadap korupsi itu tinggi. Yang terjadi agak kontradiktif adalah di 2015 di mana ketidaksukaan masyarakat 3,73, namun pengalamannya semakin korup. "Atau lain yang diucapkan lain yang diperbuat," kata Sauri. [ipe]

Komentar

 
Embed Widget

x