Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 Oktober 2017 | 19:37 WIB

Senyum Manis Darmin untuk Stabilnya Harga Pangan

Oleh : - | Kamis, 15 Juni 2017 | 15:36 WIB
Senyum Manis Darmin untuk Stabilnya Harga Pangan
Menko Perekonomian Darmin Nasution - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Sebelum Ramadan, Menko Perekonomian Darmin Nasution sempat khawatirkan gejolak harga pangan. Kini, dirinya terlihat sumringah lantaran stabilnya harga.

Darmin mengaku optimis bahwa harga pangan cenderung stabil dan tidak akan ada gejolak hingga Lebaran. "Rasanya kali ini kita makin bisa mengendalikan harga pangan," kata Darmin di Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Dia bilang, beberapa harga komoditas pangan mulai mengalami penurunan seperti cabai rawit, gula dan bawang putih, yang harganya beberapa waktu lalu masih relatif tinggi.

Pemerintah, lanjut Darmin, juga terus berupaya untuk mengelola harga bahan makanan seperti daging ayam ras dan telur ayam ras, yang harganya sempat turun di tingkat petani. "Kalau telur ayam dan daging ayam, sempat jatuh (harganya) sehingga di tingkat petani sudah terlalu rendah. Kita membiarkan sedikit naik, supaya balik harganya," kata Darmin.

Darmin mengharapkan harga komoditas pangan yang terkendali ini bisa menekan laju inflasi selama Juni 2017, atau setidaknya tidak melebihi inflasi Mei 2017 sebesar 0,39%.

"Walaupun kata BI, minggu pertama indikasinya 0,5 persen, saya bilang tidak, kita akan turun dibawah itu, karena beberapa barang terutama cabai rawit, bawang putih dan gula agak turun," ujarnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi pada Mei 2017 sebesar 0,39% yang disebabkan tingginya harga bahan pangan menjelang Bulan Puasa.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah bawang putih yang menyumbang inflasi 0,08%, telur ayam ras 0,05%, daging ayam ras 0,04% serta beras, daging sapi dan cabai merah masing-masing 0,01%.

Meski demikian terdapat komoditas yang harganya mulai mengalami penurunan sehingga mampu menekan inflasi dan menyumbang deflasi yaitu cabai rawit 0,04%, bawang merah 0,02% dan tomat sayur 0,01%. [tar]

Komentar

 
x