Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 18 Agustus 2017 | 04:28 WIB

Angkasa Pura II Ingin Ambil Alih 9 Bandara Baru

Oleh : Uji sukma medianti | Jumat, 16 Juni 2017 | 03:29 WIB
Angkasa Pura II Ingin Ambil Alih 9 Bandara Baru
PT Angkasa Pura II (AP II) - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Angkasa Pura II (AP II) berminat untuk mengelola 9 bandar udara yang dikelola kementerian perhubungan, swasta, BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), serta TNI AU.

Diakui M Awaluddin, Direktur Utama AP II, pemindahan tata kelola kelola bandara itu sangat dimungkinkan. Landasan hukumnya adalah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 136 tentang Pengelolaan Aset Badan Layanan Umum (BLU) yang Bisa Dikerjasamakan dengan BUMN dan Swasta.

Yang terbanyak, kata Awaluddin adalah bandara yang dikelola pemerintah, dalam hal ini kementerian perhubungan. "Kami melirik 6 bandara yang tengah didiskusikan, yang kami dorong dari BLU yang ada kaitannya dengan program pemerintah," ujar Awaluddin di Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Ke-6 bandara kemenhub yang dibidik AP-II adalah Bandara Radin Inten II, Lampung, Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjung Pandan, Belitung, Bandara Fatmawati Bengkulu, Bandara Mahmud Saleh Sabang, Aceh, Bandara Blimbingsari, Banyuwangi dan Bandara Ferdinand Lumbang Tobing Sibolga.

"Bandara HAS Hanandjoeddin Belitung akan dioperasikan sebagai bandara internasional untuk mendukung program pariwisata pemerintah. Mereka minta dipastikan bandaranya bisa mendukung itu," ujar Awaluddin.

Awaluddin mengakui, Angkasa Pura II telah menyiapkan dana sebesar Rp 300 miliar untuk memoles Bandara Belitung. Sementara untuk 3 bandara lainnya, yakni Bandara Wirasaba Purbalingga, sekarang masih menjadi basis Lanud TNI AU. Dan, Bandara Kertajati, Jawa Barat milik BUMD, serta Bandara di Bintan, saat ini dikelola Bintan Aviation International. "Jadi total dari sebelumnya ada 13 bandara tetapi 9 bandara yang kemudian tidak sekaligus tahun ini tapi bertahap akan dituntaskan, mungkin akan carry over ke 2018 dan seterusnya," tutur Awaluddin. [ipe]

 
x