Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 Oktober 2017 | 19:39 WIB

OJK Masih Longgarkan Aturan Fintech

Oleh : Monica Wareza | Jumat, 16 Juni 2017 | 19:16 WIB
OJK Masih Longgarkan Aturan Fintech
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sampai saat ini belum memberikan aturan baku tentang bunga pinjaman dari perusahaan financial technology (fintech) kepada debitur.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK-OJK), Muliaman D. Hadad mengatakan saat ini OJK belum mengatur secara menyeluruh tentang jumlah bunga yang patut diberikan perusahaan fintech guna memberikan keleluasaan untuk berkembang.

"Belum lah, jangan terlalu jauh. Ini makanya kita sebut sandbox, biar industri ini bisa tumbuh berkembang punya ruangan tanpa banyak peraturan," kata Muliaman di Gedung BEI, Jumat (16/6/2017).

OJK telah mencatat sebanyak 165 perusahaan fintech yang sudah terdaftar namun belum menerima izin. Sebanyak 165 fintech tersebut, antara lain bergerak di bidang pembayaran, pinjaman, hingga pajak.

Seluruh perusahaan fintech ini diberikan jangka waktu satu tahun untuk menjalankan bisnis modelnya. Kemudian baru diberikan izin jika bisnis perusahaan tersebut terbukti sudah dapat berjalan.

"Diberi waktu 1 tahun untuk dites apakah bisnis modelnya bisa jalan atau tidak, itu yang kita sebut sandbox systems, kalau dalam satu tahun ini bisnisnya berjalan, laku, baru kita kasih ijin," jelas Muliaman.

Untuk itu OJK membentuk berbagai forum diskusi yang bertujuan untuk memberikan masukan dan kajian dari pelaku keuangan, khususnya industri fintech. Bahkan, OJK juga membentuk komite khusus untuk mengawal perkembangan fintech yang pesat.

"Inovation hubungan tempat dimana kita mendiskusikan forum pakar itu adalah, sekelompok orang-orang yang nantinya akan memberikan rekomendasi dan masukan," jelasnya. [hid]

Tags

Komentar

 
x