Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Oktober 2017 | 15:08 WIB

Pernak-pernik Ramadan

Gurihnya Bisnis Penukaran Duit Jelang Hari Raya

Oleh : M fadil djailani | Sabtu, 17 Juni 2017 | 17:09 WIB
Gurihnya Bisnis Penukaran Duit Jelang Hari Raya
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Bagi-bagi duit kepada keluarga atau sanak-saudara saat Lebaran sudah tradisi. Ada peluang peluang bisnis yang menggiurkan dibaliknya.

Mendekati Hari Raya, acapkali muncul para penjaja uang receh. Biasanya mereka berdiri di pinggir jalan sambil membawa gepokan duit cash baru.

Kepada setiap pengendara kendaraan, mereka menggoyang-goyangkan duit baru itu. Seraya berteriak: "Mari bapak, ibu berhenti sebentar. Tukar duit baru. Untuk oleh-oleh pulang kampung."

Salah satu yang ditemui INILAHCOM, Sabtu (19/6/2017) bernama Dwi. Dia beroperasi di pinggir jalan di kawasan bekas Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Dari setiap transaksi penukaran uang, dirinya mendapat keuntungan minimal 10%.
"Walau panas terik seperti ini enggak apa-apalah, sebanding dengan untungnya," kata Dwi.

Ia mengaku menawarkan uang pecahan dari nominal Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu, dan yang paling besar Rp 20 ribu. Dengan keuntungan yang diambil sebesar 10 persen pertransaksi.

Dirinya mengaku, mendapatkan uang pecahan kecil yang dibawanya dari penukaran uang di lapangan IRTI Monas. Agar mendapatkan uang receh yang lebih banyak, dia bersama istri dan anak-anaknya ikut antre. Karena setiap orang hanya bisa melakukan penukaran maksimal Rp 3,7 juta per hari.

Pengalaman tahun lalu, selama lima hari, dia bisa mengantongi keuntungan hingga Rp 8 juta. Rasa panas karena harus menjajakan uang receh di bawah terik matahari, menurutnya, cukup sebanding dengan hasil yang didapat. [ipe]

Komentar

 
x