Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 26 Juni 2017 | 01:57 WIB

Harga Daging Sapi di Daerah Mulai Mahal

Oleh : - | Senin, 19 Juni 2017 | 08:29 WIB
Harga Daging Sapi di Daerah Mulai Mahal
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Putussibau - Harga daging sapi segar di Pasar Pagi Putussibau, Kapuas Hulu Kalimantan Barat masih bertahan seharga Rp170 ribu/kg, kondisi tersebut menjadi keluhan masyarakat setempat.

"Jika dibandingkan daerah lain memang harga daging sapi segar mahal, tetapi di Putussibau itu sudah terjadi setiap menjelang hari raya," kata Sumi (35) warga Putussibau, ketika berada di pasar pagi Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu (18/6/2017).

Menurut Sumi, warga atau pembeli tidak bisa berbuat banyak hanya bisa mengeluh, yang penting barang yang dibutuhkan ada, hanya saja peranan pemerintah harus bisa mengontrol harga.

Sementara itu, Hamdan salah satu pedagang sapi segar mengatakan harga daging sapi tersebut mencapai Rp170 ribu/kg dikarenakan harga sapi potong juga cukup tinggi.

"Kami juga membeli sapi potong sudah mahal pak, jadi kami pun menjual dengan harga segitu," kata Hamdan.

Sementara, Kabid Peternakan Kapuas Hulu, Nengsih pernah mengatakan bahwa ketersediaan sapi potong untuk hari raya Idul Fitri mencukupi kebutuhan masyarakat.

Ia menjelaskan ketersediaan sapi hingga saat ini, sebanyak 351 ekor. Sedangkan kebutuhan hingga lebaran sebanyak 205 ekor, dengan berat rata-rata seberat 90 kg/ekor.

Menurut Nengsih ketersediaan sapi tersebut tersebar di beberapa kecamatan seperti di Kecamatan Selimbau, Putussibau Selatan, Putussibau Utara, Kalis, Jongkong, Mentebah, Silat Hilir, Bika, Bunut Hulu, Boyan Tanjung, Silat Hulu, dan Kecamatan Hulu Gurung.

Harga di Bangka Belitung
Harga daging sapi di tingkat pedagang di Pasar Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terus naik hingga menembus Rp130.000 per kilogram.

"Kenaikan harga daging yang dimulai hari ini menyesuaikan harga kebutuhan produksi dan transportasi yang terus mengalami peningkatan," kata pedagang pengecer daging sapi Yudi di Muntok, Minggu (18/6/2017).

Sebelumnya, kata Yudi, harga daging sapi di pasar itu sebesar Rp120.000 per kilogram. Artinya ada kenaikan Rp10.000. "Harga terpaksa kami naikkan karena menyesuaikan kenaikan biaya transportasi, biaya pemotongan, dan tambahan ongkos pekerja," kata Yudi.

Peningkatan harga daging sapi di pasar itu dikeluhkan konsumen, Lena, karena hari raya masih sekitar seminggu dan diprediksi akan terus meningkat hingga Idulfitri, seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

"Kami berharap pemerintah dan instansi terkait turun langsung ke lapangan melihat kondisi harga-harga bahan pokok menjelang lebaran dan menindaklanjuti keluhan masyarakat," kata Yudi.

Sebagai konsumen, ia merasa keberatan dengan peningkatan harga sejumlah kebutuhan pokok setiap kali menjelang Idul Fitri. "Kami heran setiap kali menjelang lebaran, harga pasti naik, pemerintah dan instansi terkait perlu turun tangan mengontrol harga, sehingga masyarakat tidak perlu pengeluaran lebih dan merasa diperhatikan," katanya pula.

Saat ini, harga daging ayam di pasar itu masih tergolong mormal, yaitu Rp28.000 per kilogram. [tar]

 
x