Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 27 Juni 2017 | 07:00 WIB

MCI Pimpin Pendanaan Digital Signature

Oleh : M Fadil Djailani | Senin, 19 Juni 2017 | 16:32 WIB
MCI Pimpin Pendanaan Digital Signature
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta -- Mandiri Capital Indonesia (MCI) memimpin pendanaan untuk investasi senilai USD500 ribu pada PrivyID, usaha rintisan di bidang teknologi finansial dengan produk tandatangan elektronik (digital signature). Dengan demikian, hingga Mei 2017, MCI telah memberikan penyertaan modal di kisaran Rp300 miliar kepada 7 usaha rintisan di bidang teknologi finansial.

Menurut Direktur Utama MCI Eddi Danusaputro, produk tandatangan elektronik memiliki peluang pasar yang sangat besar karena dapat digunakan klien-klien potensial seperti perusahaan multifinance, perbankan, ketenagakerjaan, waralaba, FinTech, outlet online, dan sebagainya, untuk meningkatkan efisiensi logistik perusahaan.

"Dengan tandatangan elektronik, penandatanganan dokumen bisnis dapat dilakukan secara digital sehingga para pihak tidak lagi perlu untuk berada di tempat yang sama ataupun mengirimkan dokumen dengan kurir. Inilah model bisnis terkini yang menawarkan paperless concept untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha akan efisiensi dan optimalisasi usaha," jelas Eddi dalam keterangannya kepada INILAHCOM, Senin (19/6/2017).

Sebagai investor, Eddi melanjutkan, pihaknya juga akan ikut mengembangkan PrivyID melalui pendampingan usaha dan dukungan promosi produk dengan memanfaatkan basis nasabah di Bank Mandiri Group.

Sementara itu, CEO dan pendiri PrivyID Marshall Pribadi menambahkan, produk tandatangan elektronik ini dapat digunakan oleh perseorangan maupun badan hukum untuk mengirimkan dokumen elektronik yang ditandatangani secara digital dengan integritas audit trail yang dapat ditelusuri.

"Kami memastikan bahwa produk tandatangan elektronik ini sangat aman dan memiliki otentisitas yang baik. Bahkan saat ini, kami tengah memproses lebih dari 3.500 tanda tangan digital per hari," tambah Marshall.

Dilanjutkan Marshall, PrivyID yang telah mencatatkan lebih dari 500.000 pengguna itudiharapkan dapat memberikan nilai tambahkepada Mandiri Capital Indonesia.

"PrivyID akan berkontribusi dalam mendorong inovasi di Bank Mandiri, baik inovasi untuk internal proses maupun inovasi untuk mendorong kemudahan nasabah dalam bertransaksi di Bank Mandiri," tutur Marshall.

Untuk mengakses produk ini, Marshall mengatakan, calon pengguna dapat mengakses melalui aplikasi yang tersedia di App Store (iOS), Google Play (Android), dan web app di web.privy.id. [lat]

 
Embed Widget

x