Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 November 2017 | 06:00 WIB

Menkeu: Perekonomian Tetap Ada Ancaman

Oleh : M Fadil Djailani | Rabu, 21 Juni 2017 | 18:23 WIB
Menkeu: Perekonomian Tetap Ada Ancaman
Menkeu Sri Mulyani - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta -- Meski tahun ini dan tahun depan perekonomian nasional akan lebih baik, namun itu bukan tanpa ancaman. Menurut Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, gangguan stabilitas ekonomi masih tetap ada.

"Masih ada risiko, seperti geo politikal, proteksionisme,rebalancingChina, harga komoditas yang tidak mengalami pemulihan secara cepat. Yang paling banyak muncul sekarang adalah geopolitik di Asia, ada Korut dan Timur Tengah ada Qatar. Uni Eropa apakah akan sama-sama dengan Eropa. Juga tentu masalah terorisme. Ini yang akan mewarnai risiko pertumbuhan ekonomi dunia," ujar Sri pada rapat dengar pendapat dengan Komite IV DPD di di Kompleks Parlemen Jakarta, dalam pembahasan RAPBN 2018, Rabu (21/06/2017).

Selain itu, menurut Sri, yang masih menjadi perhatian adalah mengenai kenaikkan suku bunga The Fed, dan kebijakanquantitative easingdari Eropa dan Jepang yang menyebabkan terjadinya tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

"Ketidakpastian global, likuiditas global mungkin lebihtight,harga komoditas di global masih stagnan, pengurangan pengangguran dan produktivitas merupakan tugas yang harus terus diprioritaskan, stabilitas ekonomi makro harus dijaga terus," ujarnya.

Tentang prospek perekonomian nasional tahun ini dan tahun depan, dia memaparkan akan baik-baik saja mengingat kinerja positif yang diperlihatkan indikator ekonomi dalam negeri yang cukup baik.

"Konsumsi pemerintah dijaga dengan kebijakan belanja pemerintah yang mendukung, investasi akan agak pulih dengan adanya pemulihanconfident investment gradeyang diperoleh dan perbaikan sektor jasa keuangan setelah terpukul harga komoditas," katanya. [lat]

Komentar

 
Embed Widget

x