Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 01:37 WIB

Meski Omset Jeblok, Pengusaha Mamin Masih Optimis

Oleh : - | Selasa, 4 Juli 2017 | 01:39 WIB
Meski Omset Jeblok, Pengusaha Mamin Masih Optimis
Ketua GAPMMI Adhi Lukman - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) meyakini target pertumbuhan industri makanan dan minuman (mamin) yang dipatok Kementerian Perindustrian bisa tercapai.

"Sepanjang tahun ini, 7,5-7,8 persen target Kemenperin kelihatannya masih bisa dikejar," kata Ketua GAPMMI Adhi Lukman kepada wartawan di Jakarta, Senin (3/7/2017).

Kendati penjualan pada Ramadan hingga Lebaran 2017 lebih rendah dibandingkan tahun lalu, Andhi optimis bahwa target pertumbuhan masih bisa dikejar. "Banyak supermarket yang stoknya masih numpuk. Biasanya akhir puasa atau Lebaran itu sudah kehabisan stok," ungkap Adhi.

Adhi berharap, kondisi pasar setelah Lebaran akan kembali meningkat, karena hal tersebut menjadi sinyal tercapainya target pertumbuhan industri makanan dan minuman tahun ini. "Semoga tidak ada kebijakan yang menghambat industri," ujar Andhi.

Sektor industri makanan dan minuman menjadi motor pertumbuhan industri pengolahan non-migas pada 2017 yang ditargetkan tumbuh 5,3%-5,6%, lebih tinggi dari proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1%-5,4%.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah optimis kondisi perekonomian nasional akan lebih stabil dan membaik, sehingga menumbuhkan iklim investasi yang kondusif bagi sektor industri.

Airlangga menyampaikan, sektor makanan dan minuman diproyeksikan tumbuh 7,5%-7,8% pada 2017. Atau lebih rendah dibandingkan 2016 yang angkanya mencapai 8,2%-8,5% dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian yang ada. [tar]

 
x