Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 26 Juli 2017 | 17:36 WIB

Inilah Alasan Impor Sapi Bakalan Turun Drastis

Oleh : Uji Sukma Medianti | Rabu, 5 Juli 2017 | 02:09 WIB
Inilah Alasan Impor Sapi Bakalan Turun Drastis
Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Langkah pemerintah untuk mengendalikan harga daging sapi menuai berhasil. Hal ini terindikasi dari kontribusi daging sapi yang hanya 0,01% terhadap inflasi Juni 2017 sebesar 0,69%.

Hal ini disinyalir karena adanya kebijakan pemerintah dalam menerapkan harga daging sapi beku yang dijual di pasar ritel yakni seharga Rp 80.000/kg.

Dengan maraknya daging sapi beku yang digelontorkan itu, nyatanya membuat pengusaha feedloter alias importir sapi bakalan menjadi gigit jari. Hal ini terindikasi dari rendahnya realisasi impor sapi bakalan tahun ini.

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, menuturkan, rendahnya realisasi impor sapi bakalan terjadi karena harga beli impornya masih tinggi.

"Kalau dia harganya masih tinggi mana berani impor sapi (bakalan). Makanya kita tekan dulu (pakai daging sapi beku)," jelas Enggar di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (4/7/2017).

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Industri Pangan Strategis, Juan Permata Adoe, menilai kesuksesan kementerian perdagangan dan kementerian pertanian harus juga dilengkapi dengan kebijakan di semester II-2017.

"(Kesuksesan pemerintah) harus dilanjutkan dengan kebijakan yang kondusif untuk pengusaha yang sudah investasi di industri peternakan dan feedloter serta processing," terang Juan kepada INILAHCOM, di Jakarta, Selasa (4/7/2017).

Juan menuturkan, kebijakan dibidang pertanian dan perindustrian harus disinkronisasi secara optimal.

Berdasarkan persetujuan impor yang didapat dari Kemendag, pihaknya akan mengimpor sebanyak 319.877 ekor sapi bakalan dari Australia hingga akhir tahun 2017. Sebelumnya, tahun 2016 Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo), mengimpor sapi bakalan sebanyak 581.925 ekor. [hid]

 
x