Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 25 Juli 2017 | 07:34 WIB

Poles Safety Transportasi, Budi Menunggu KNKT

Oleh : - | Rabu, 5 Juli 2017 | 16:48 WIB
Poles Safety Transportasi, Budi Menunggu KNKT
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Perhubungan masih menunggu rekomendasi KNKT terkait kecelakaan helikopter Basarnas di Temanggung, Jawa Tengah, Minggu (2/7/2017). Untuk perbaikan transportasi.

"Kementerian Perhubungan akan terus melakukan perbaikan-perbaikan pada semua moda transportasi. Terkait kecelakaan helikopter milik Basarnas, kami masih menunggu rekomendasi dari KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi)," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai rapat kerja dengan Komisi V DPR di Senayan, Jakarta, Rabu (5/7/2017).

Menurut Budi, helikopter Dauphin milik Basarnas dioperasikan untuk membantu arus mudik dan arus balik Lebaran 2017. Helikopter dari Basarnas dan kru, kata dia, sangat aktif menjalankan tugas, memberikan laporan-laporan informasi kepada Polri dan Kementerian Perhubungan, terutama arus lalu lintas dan kondisi jalan di jalur-jalur alternatif pada arus mudik. "Saya juga sempat naik helikopter tersebut pada awal arus mudik dari Jakarta ke Semarang, untuk memantau arus mudik," kata Budi.

Budi mengakui, bantuan dari Basarnas banyak membantu Polri dan Kementerian Perhubungan untuk mengawasi arus mudik Lebaran. Dalam hal ini, kementerian pehubungan, sudah berusaha sebaik mungkin agar arus mudik dan arus balik Lebaran berjalan lancar, tertib, aman, dan nyaman. "Namun, setelah Lebaran Allah berkehendak lain. Saya mengucapkan turut berduka cita," kata Budi.

Helikopter milik Basarnas mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Butak, Temanggung, Jawa Tengah, Minggu (2/7) sore. Akibat kecelakaan tersebut, 8 orang tewas, terdiri atas empat kru dan empat tim rescue Basarnas meninggal dunia. [tar]

 
x