Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 01:51 WIB

Jaga Stok Pangan, Mendag Wajibkan Ini

Oleh : Uji Sukma Medianti | Kamis, 6 Juli 2017 | 12:07 WIB
Jaga Stok Pangan, Mendag Wajibkan Ini
Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mewajibkan pengusaha beras mendaftarkan perusahaan dan gudang, serta melaporkan jumlah stoknya.

"Dengan penataan dan pendataan yang lengkap maka diharapkan asumsi konsumsi akan lebih akurat. Selain itu juga mencegah adanya daerah kekurangan stok beras akibat rantai distribusi yang belum tertata," jelas Enggar di Jakarta, Kamis (6/7/2017).

Mendag telah melakukan pertemuan dengan para stakeholder mulai dari pihak Kementerian Pertanian, direksi perum Bulog serta Ketua Umum Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi).

Dia menuturkan, masalah yang dihadapi di sektor perberasan adalah keuntungan di tingkat produsen (petani) yang relatif kecil dibandingkan dengan di rantai distribusi. Namun konsumen harus membayar cukup besar.

Dengan tata niaga yang semakin baik, dampaknya dapat mewujudkan distribusi keuntungan yang lebih adil.

Dalam kesempatan yang sama, dirinya juga meyakinkan bahwa stok beras aman. Untuk harga beras rata-rata nasional per 3 Juli 2017 lalu sebesar Rp10.582/kg, masih di atas harga acuan penjualan di konsumen Rp9.500/kg.

Adapun stok beras di PIBC pada 2 Juli 2017 sebesar 38.280 ton, di atas batas aman yang sebanyak 30.000 ton.

Sedangkan stok beras di Perum Bulog per 22 Juni 2017 sebesar 1,7 juta ton (ketahanan 7,35 bulan). Sementara itu, rata-rata harga gabah kering giling sampai dengan Mei 2017 sebesar Rp5.454/kg atau masih di atas harga acuan pembelian Rp4.600/kg.

Selain itu, rata-rata harga gabah kering panen sampai dengan Mei 2017 sebesar Rp4.511/kg, di atas harga acuan pembelian Rp3.700/kg. [hid]

 
x