Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 20:08 WIB

Program CSR Topang Ekonomi Lampung

Oleh : - | Sabtu, 8 Juli 2017 | 13:08 WIB
Program CSR Topang Ekonomi Lampung
Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Bandarlampung - Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo mengatakan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsilibity (CSR), dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan daya saing daerah setempat.

"Saya mengapresiasi terus meningkatnya jumlah perusahaan yang menggelar kegiatan CSR," kata Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo, di Bandarlampung, Sabtu (8/7/2017).

Ia mengatakan daya saing Provinsi Lampung naik dari 25 ke posisi 14 dan pertumbuhan ekonomi 5,15 persen pada 2016 atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal itu, lanjutnya, salah satunya semua tentu berkat dukungan seluruh perusahaan yang ada di Lampung.

Namun Gubernur Muhammad Ridho Ficardo mengingatkan, dibalik pertumbuhan positif itu juga harus ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui forum CSR, Gubernur berharap para perusahaan di Lampung terus menggelorakan misinya yakni mendampingi, memfasilitasi, berbagi inspirasi, dan menjaga marwah semangat CSR.

"Ini diperlukan karena selain dampak positif kemajuan pembangunan, ada juga dampak negatifnya," kata Ridho.

Gubernur juga mengajak forum CSR bersama Pemprov Lampung memanfaatkan dampak pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTSS) dan Bandara Radin Inten II yang tak lama lagi berstatus internasional.

"Perusahaan yang ada di Lampung harus lebih dulu menangkap peluang investasi atas kedua akses tersebut. Kalau perusahaan di Lampung maju, tentu masyarakat Lampung ikut merasakannya," kata Gubernur.

Berdasarkan data program CSR yang dihimpun Forum CSR Lampung selama periode 7 Januari hingga Juli 2017, jumlah program tercatat 98 dan perusahaan yang melakukan CSR sebanyak 67.

Rinciannya, program sosial sebanyak 77 program, ekonomi delapan program, dan lingkungan 12 program.

"Jumlah peserta naik enam perusahaan dari 61 pada Juni lalu jadi 67. Demikian juga program bertambah 13 program dari semula 85 menjadi 98 program. Kami terus menyosialisasikan pelaporan ini dan formatnya sudah ada," kata Ketua Forum CSR Lampung Saptarini.

"Forum CRS, tiap bulan memperbaharui laporan penyelenggaraan CSR. Untuk itu, jika ada perusahaan yang tertinggal melaporkan kegiatan dapat melaporkannya ke Forum CSR Lampung," tambahnya. [tar]

 
x