Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 20:01 WIB

Inilah Penghambat Pertumbuhan Ekonomi 2017

Oleh : M Fadil Djailani | Minggu, 9 Juli 2017 | 01:03 WIB
Inilah Penghambat Pertumbuhan Ekonomi 2017
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I 2017 diperkirakan hanya akan tumbuh sekitar 5,1 persen, itu angka yang cukup sulit untuk direalisasikan.

Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Enny Sri Hartarti saat ditemui di Kawasan Cikini Jakarta Pusat, Sabtu (8/7/2017).

"Untuk triwulan II tumbuh 5,1 persen. Kalau triwulan I 5,01 persen maka di semester I belum bisa melampaui 5,1 persen pertumbuhan ekonominya," kata Enny.

Enny menjelaskan banyak faktor yang membuat pertumbuhan ekonomi pada semester I 2017 kurang beraklerasi, diantaranya kinerja ekspor impor RI yang belum sepenuhnya pulih. Meskipun sudah menunjukan perbaikan kinerja.

"Dari sisi investasi, penyaluran atau kredit perbankan berapa sudah bisa dilihat. Itu semua jadi indikator pertumbuhan ekonomi. Termasuk juga mengukur sektoral, misal industri kan tergantung impor, kalau impor kita masih turun sampai Mei kemarin, otomatif pertumbuhan industri di triwulan II tidak beda dengan triwulan I," paparnya.

Namun tak hanya itu sepanjang kuartal II 2017 sisi konsumsi yang diharapakan pemerintah untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi semester I 2017 juga tidak berjalan dengan baik. Padahal pada kuartal ini ada momentum bulan ramadhan dan lebaran. Namun justru sektor ini mengalami perlambatan.

"Banyak yang menahan konsumsi, lantaran banyak faktor dari naiknya harga tarif listrik bagi golongan 900 VA, hingga datangnya tahun ajaran baru," katanya.

"Makanya untuk triwulan II tumbuh 5,1 persen. Kalau triwulan I 5,01 persen, maka di semester I belum bisa melampaui 5,1persen pertumbuhan ekonominya," tambahnya. [hid]

Tags

 
x