Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 01:37 WIB

Airlangga Jalan-jalan ke Pasar Ikan di Tokyo

Oleh : - | Minggu, 9 Juli 2017 | 14:18 WIB
Airlangga Jalan-jalan ke Pasar Ikan di Tokyo
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, didampingi Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Arifin Tasrif, melihat langsung bisnis perikanan di pasar Tsukiji, Tokyo.

"Bisnis dari industri perikanan di Jepang, omzetnya cukup besar dan bisa menjadi contoh bagi pengembangan di Indonesia," kata Airlangga, melalui siaran pers kepada media di Jakarta, Sabtu (8/7/2017).

Pasar Tsukiji yang cukup kondang di dunia, berdiri sejak 1935. pasar ini merupakan pusat grosir hasil laut dan pertanian yang tertua di antara 11 pasar pusat grosir metropolitan Tokyo.

Transaksi di Tsukiji mencapai 2.167 ton per hari. Sementara perputaran uang di pasar ini mencapai 1,77 miliar yen per hari.

Airlangga mengatakan, kemenperin akan mempelajari dan mencari jalan keluar terkait kendala dalam pengembangan industri perikanan di dalam negeri. Misalnya mengenai pasokan bahan baku, infrastruktur, sarana dan prasarana, serta kebijakan dan peraturan. "Ekspor udang kita sangat bagus. Selain itu, ada industri-industri lain yang sudah maju di pasar ekspor pada bidang pengolahan pangan, dan ada juga yang di kelompok ikan segar dan kaleng. Ini yang akan kami terus dorong untuk tumbuh," papar Airlangga.

Berdasarkan catatan Kementerian Perindustrian, industri pengolahan ikan di Indonesia terdiri dari 636 usaha pengolahan ikan skala besar dan 36.000 skala kecil atau rumah tangga dengan teknologi sederhana.

Salah satu industri pengolahan ikan yang cukup berkembang di Indonesia yaitu industri pengalengan ikan. Pada 2015, industrinya mencapai 41 perusahaan dengan jumlah penyerapan tenaga kerja sebanyak 46.500 orang dan nilai investasi sebesar Rp1,91 triliun.

Kapasitas terpasang industri tersebut mencapai 630.000 ton dengan nilai produksi 315.000 ton. Sedangkan, nilai ekspor ikan dalam kaleng senilai US$26 juta dengan nilai impornya US$1,6 juta. [tar]

 
x