Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 25 Juli 2017 | 07:41 WIB
Hide Ads

Transaksi Valas di Bali Naik, Itu Pertanda Baik

Oleh : - | Senin, 10 Juli 2017 | 01:29 WIB
Transaksi Valas di Bali Naik, Itu Pertanda Baik
Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Causa Iman Karana - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Denpasar - Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mencatat transaksi jual beli valas pada triwulan I-2017 mencapai Rp7,8 triliun. Atau tumbuh hampir 8% dibandingkan periode sama 2016.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Causa Iman Karana, mengatakan, kenaikan transaksi penukaran mata uang asing seiring dengan peningkatan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Pulau Dewata pada periode yang sama.

Dari total transaksi valas pada triwulan I-2017 itu, transaksi pembelian dan penjualan valas masing-masing tercatat Rp3,95 triliun dan Rp3,91 triliun. Dalam Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional BI, Causa menambahkan, jumlah wisman yang berkunjung ke Bali di triwulan I-2017, berdasarkan data Dinas Pariwisata Bali, hampir 915 ribu orang. Atau naik 26% dibandingkan triwulan I-2016.

Causa menjelaskan, selain karena meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, peningkatan transaksi jual beli valas juga didorong bertambahya jumlah penukaran valuta asing atau KUPVA bukan bank berizin di Bali.

Bank sentral itu mencatat hingga Maret 2017 jumlah KUPVA di Bali mencapai 697 terdiri dari 143 kantor pusat dan 554 kantor cabang.
"Dibandingkan dengan akhir tahun 2016 jumlah itu meningkat sebanyak 35 kantor, " kata Causa.

Adanya kewajiban penggunaan mata uang Rupiah juga turut mendorong peningkatan transaksi valas, karena bertambahnya jumlah KUPVA bukan bank berizin di Bali yang bekerja sama dengan hotel.

BI menyebutkan total transaksi salah satu KUPVA bukan bank yang memiliki 63 kantor cabang di hotel mencapai Rp33,7 miliar selama Januari-Februari 2017, atau naik 7,6% dibandingkan triwulan I-2016.

Causa bilang, sosialisasi dan edukasi kepada asosiasi, pelaku usaha, media dan instansi terkait lainnya mendorong jumlah KUPVA bukan bank berizin di Bali. [tar]

 
x