Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 23 September 2017 | 07:01 WIB

Produksi Sawit RI Kalah Jauh dari Bekas Muridnya

Oleh : - | Senin, 10 Juli 2017 | 07:09 WIB
Produksi Sawit RI Kalah Jauh dari Bekas Muridnya
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Siapa bilang produktivitas kelapa sawit di Indonesia sudah mentok. Masih bisa dikerek naik hingga 8,45 ton per hektar. Namun masih jauh di bawah Malaysia.

Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, Bambang mengatakan, produktivitas rata-rata perkebunan sawit berkisar 2 hingga 4 ton per hektar. Jika dikelola secara baik, bisa digenjot hingga menghasilkan 8,45 ton per hektar.

Saat ini, lanjut Bambang, Malaysia telah mengalahkan Indonesia dalam hal produktivitas kebun sawit. Padahal, Malaysia pernah belajar sawit ke Indonesia.
"Untuk kelapa sawit, sekarang memang tingkat produktivitasnya masih di bawah standar optimum. Kami sedang perjuangkan untuk meningkatkannya," kata Bambang di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, angka produktivitas kebun sawit rakyat sekitar 2-3 ton per hektare. Sedangkan perusahaan swasta perkebunan sawit besar mencapai 4 ton per hektar.

Kendati demikian, potensi kebun sawit rakyat maupun swasta masih bias ditingkatkan hingga mencapai 8,45 ton per hektar jika dikelola dengan baik. "Potensi komoditas kelapa sawit manakala dikelola dengan baik, itu bisa meningkat hingga 8,44 ton per hektare," kata Bambang.

Berdasarkan data Kementan, kata Bambang, angka produktivitas itu masih kalah dengan Malaysia. Saat ini, produksi sawit di Malaysia bisa menghasilkan lebih dari 10 ton per hektar.

Melihat kondisi itu, menurutnya, pemerintah tengah berupaya melakukan peremajaan (replanting) perkebunan sawit yang mayoritas umur tanaman kelapa sawit Indonesia sudah tua. Replanting diupayakan melalui dana Badan Pengelola Dana Perkebunan KelapaSawit (BPDP KS).

"Mulai 2017 ini kami targetkan ada 20.750 hektar untuk replanting.Target ini sebenarnya masih kecil, tetapi setidaknya di 2017 ini kami tunjukkan. Harapan kami, tahun 2018 target untuk replanting bias lebih besar dari 2017," tutur Bambang.

Berdasarkan data Gabungan Pengusaha KelapaSawit Indonesia (GAPKI), total produksi minyak sawit dalam negeri, mengalami penurunan 3% selama 2016. Adapun total produksinya sebesar 34,5 juta ton, turun dibandingkan total produksi 2015 sebanyak 35,5 juta ton.

Total produksi minyak sawit Indonesia pada 2016 sebanyak 34,5 juta ton, yang terdiri dari crude palm oil (CPO) sebanyak 31,5 juta ton dan palm kernel oil (PKO) sebanyak tiga juta ton. Sedangkan pada 2015, produksi CPO sebanyak 32,5 juta ton dan PKO sebanyak 3 juta ton. [tar]

 
x