Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 04:49 WIB

Ingin Bikin Pabrik, Lotte Chemical Minta Insentif

Oleh : - | Senin, 10 Juli 2017 | 16:50 WIB
Ingin Bikin Pabrik, Lotte Chemical Minta Insentif
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Sebelum merealisasikan ekspansi bisnis senilai US$3,5 miliar, PT Lotte Petrochemical Titan meminta insentif berupa tax holiday.

Disampaikan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, pabrikan petrokimia asal Korea Selatan itu, minta insentif fiskal berupa tax holiday. "Progresnya sekarang baru pembebasan lahan sekitar 60 hektare. Dia masih butuh tambahan 40 hektare untuk reklamasi dan lainnya," kata Airlangga di Jakarta, Senin (10/7/2017).

Airlangga menyampaikan, tax holiday yang diajukan Lotte disesuaikan dengan rencana bisnis. Di mana, Lotte membutuhkan lahan, suplai listrik, dan air.

Sedangkan Direktur Industri Kimia Hulu Kemenperin, Muhammad Khayam mengatakan, Lotte meminta lahan tambahan untuk pembangunan jetty, atau dermaga dalam mendukung produksi pabrik di Cilegon.

"Ini baru (pengajuan proposal). Soal tanah, mereka ada minta tanah sedikit untuk jetty supaya double. Kalau lewat jetty lama, alat baru yang besar ini akan terhambat dengan posisi pabrik yang sudah ada sehingga harus ada jetty lagi," papar Khayam.

Kendati demikian, Khayam menyampaikan bahwa pengajuan "tax holiday" akan diproses setelah mereka benar-benar merealisasikan investasinya di Indonesia.

"Belum-belum. Mereka 'kan harus invest beneran dahulu. Tahapannya gitu. Pasti kita akan bilang mereka industri pionir. Selalu sudah menanamkan investasinya dll., baru diproses. Sekarang kesepakatan awal saja akan ada tax holiday," kata Khayam.

Informasi saja, Lotte akan segera merealisasikan untuk memproduksi naphtha cracker dengan total kapasitas sebanyak 2.000.000 ton per tahun. Bahan baku kimia yang akan diproduksi di Cilegon, Banten, tersebut diperlukan untuk menghasilkan ethylene, propylene, dan produk turunan lainnya.

Proyek tersebut akan memakan waktu 4 hingga 5 tahun dengan membuka lapangan pekerjaan sebanyak 9.000 orang.m Pada tahap konstruksi, perusahaan akan menyerap tenaga kerja sekitar 6.000 orang dan 3.000 orang ketika beroperasi.[tar]

Komentar

 
x