Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 September 2017 | 15:47 WIB

DPR Panggil Jonan Bahas Subsidi Setrum 900 VA

Oleh : Uji sukma medianti | Senin, 10 Juli 2017 | 18:09 WIB
DPR Panggil Jonan Bahas Subsidi Setrum 900 VA
Menteri ESDM Ignasius Jonan - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Komisi VII DPR dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membahas asumsi dasar RUU APBN-P 2017. Salah satunya soal subsidi listrik.

Rapat dimulai pukul 13.30 WIB, dihadiri Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar. "Subsidi listrik pada golongan 900 VA sebagian memang dicabut karena tidak sesuai target sampainya," kata Jonan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (10/7/2017).


Beberapa anggota komisi VII menganggap hal tersebut belum disampaikan secara masif kepada masyarakat. Disarankan agar 900 VA tetap mendapatkan subsidi, hanya saja dalam jumlah yang kecil.

"Kalau mau disubsidi tapi tambahan sedikit mungkin dibahas saja ketika anggaran 2018, karena kalau sekarang nanti akan banyak berubah. Dan jelas tujuan subsidi itu harus tepat sasaran," kata Jonan.

Sebelumnya, Jonan pernah menyampaikan bahwa jumlah pelanggan dengan daya 900 VA yang bakal termasuk sebagai penerima subsidi listrik mungkin bakal bertambah setelah diverifikasi dan akan diajukan dalam RAPBN-P 2017. "Ada tambahan 2,4 juta pelanggan 900 VA yang sedang diverifikasi apakah mereka ini juga perlu mendapatkan subsidi," kata Ignatius Jonan.

Dari sekitar 23 juta orang yang merupakan pelanggan dengan daya 900 VA, ada sekitar 19 juta pelanggan yang awalnya dinyatakan tidak layak mendapatkan subsidi, dan sekitar 4,1 juta pelanggan dinyatakan tetap layak.

Namun, kata mantan menteri perhubungan ini, berdasarkan verifikasi diperkirakan ada tambahan 2,4 juta pelanggan sehingga bila mereka juga dinilai perlu mendapatkan subsidi maka akan menjadi sekitar 6,5 juta pelanggan untuk ukuran daya 900 VA yang bakal disubsidi, yang juga bakal dipaparkan dalam usulan RAPBN-P ke Komisi VII DPR RI.

Dengan kenaikan jumlah pelanggan 900 VA yang bakal menerima subsidi, diperkirakan juga akan ada kenaikan alokasi anggaran untuk subsidi listrik.

Jonan memastikan, tidak akan ada kenaikan tarif listrik lagi pada periode 1 Juli hingga akhir tahun ini untuk semua golongan, sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo.

Sedangkan terkait pengaduan dari masyarakat, dia mengungkapkan bahwa selain masyarakat yang mengeluhkan pencabutan subsidi, ada pula yang menulis surat secara sukarela bahwa mereka menilai diri mereka tidak perlu disubsidi. [ipe]

 
x