Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 26 Juli 2017 | 17:28 WIB

Indonesia-Iran Berunding Dagang Rampung Tahun Ini

Oleh : - | Selasa, 11 Juli 2017 | 12:14 WIB
Indonesia-Iran Berunding Dagang Rampung Tahun Ini
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Indonesia dan Iran sepakat menyelesaikan perundingan perdagangan Preferential Trade Agreement (II-PTA) pada akhir 2017. Khususnya soal perluasan dan penyeragaman pasar ekspor.

Ketua Tim Perundingan II-PTA, Made Ayu Marthini bilang, pembukaan akses pasar untuk produk-produk unggulan Indonesia dan Iran diharapkan bisa meningkatkan nilai total perdagangan kedua negara menjadi US$2 miliar per tahun. "Untuk memanfaatkan momentum pasca-implementasi Joint Comprehensive Plant of Action (JCPOA), Indonesia dan Iran optimistis perundingan II-PTA dapat selesai akhir 2017," kata Made di Jakarta, Senin (10/7/2017).

Indonesia dan Iran melakukan perundingan (II-PTA) di Teheran, Iran, Minggu (9/7/2017). Pertemuan tersebut merupakan putaran ketiga dari perundingan yang sempat terhenti tahun 2015.

Dalam perundingan tersebut, kedua negara membahas rancangan naskah II-PTA, modalitas, dan daftar permintaan guna memfasilitasi produk-produk apa saja yang akan diberi preferensi untuk masuk ke masing-masing negara.

Pembahasan juga meliputi upaya untuk mencapai kesamaan pandangan dan menghasilkan kerja sama yang dapat diimplementasikan.
"Dengan begitu, para pelaku usaha baik dari Indonesia maupun Iran dapat memanfaatkan II-PTA ini secara maksimal," ujar Made.

Kedua belah pihak berharap bisa segera menentukan mekanisme pembayaran untuk memfasilitasi transaksi perdagangan supaya para pelaku usaha bisa mendapatkan keuntungan tidak hanya berupa penurunan tarif, tetapi juga pembebasan atau pengurangan biaya transaksi ketika II-PTA telah diterapkan.

II-PTA merupakan kesepakatan untuk menurunkan atau menghapus tingkat tarif pada sejumlah pos tarif yang menjadi kepentingan ekspor Indonesia dan Iran.

Dasar hukum pembentukan II-PTA ditandatangani pada tahun 2005 oleh Menteri Perdagangan kedua negara di Teheran, Iran.

Pada 2008, kedua negara sepakat membentuk Trade Negotiating Committee (TNC) untuk merundingkan II-PTA, yang melakukan pertemuan pada 2010, 2015 dan 2017.

Nilai perdagangan Indonesia dan Iran pada periode Januari-Maret 2017 tercatat meningkat secara signifikan sebesar 457,36% dibandingkan periode yang sama 2016.

Sementara nilai total perdagangan antara kedua negara pada 2016 tercatat US$338,6 juta, atau meningkat 23,99% dibandingkan 2015 yang sebesar US$273,1 juta.

Menurut data perdagangan Indonesia dan Iran periode 2012-2017 dari Kementerian Perdagangan, total nilai perdagangan kedua negara pada 2012 sebesar US$1,3 miliar. Selanjutnya pada 2013 turun menjadi US$568,4 juta. Nilainya kembali turun pada 2014 menjadi US$448,7 juta dan terendah pada 2015. [tar]

 
x