Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 23 November 2017 | 16:35 WIB

Jasa Marga: Baru 97% Kendaraan ke Jakarta

Oleh : Uji Sukma Medianti | Selasa, 11 Juli 2017 | 14:07 WIB
Jasa Marga: Baru 97% Kendaraan ke Jakarta
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pada periode arus balik yang tercatat sejak H+1 (27/06) hingga H+10 (06/07), 2.187.000 kendaraan mudik telah kembali ke Jakarta.

Jumlah tersebut merupakan data melalui 3 Gerbang Tol (GT) Utama yaitu GT Cikarang Utama untuk pemudik dari arah Timur, GT Cimanggis Utama untuk pemudik dari arah Bogor dan Ciawi serta GT Cikupa Barat untuk pemudik dari arah Barat.

Jumlah ini telah mencapai 97% dari total jumlah kendaraan mudik yang meninggalkan Jakarta pada periode H-10 (15/06) hingga H-1 (24/06) yaitu sebanyak 2.246.000 kendaraan.

Dengan total sebanyak 4.433.000 kendaraan pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2017, Jasa Marga mencatat GT Cikarang Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek masih menjadi jalur utama yang mengakomodir pemudik ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur yaitu sebesar 1.938.239 kendaraan atau mencapai 44% dari seluruh lalu lintas mudik balik 3 GT Utama.

"Puncak arus mudik Lebaran 2017 di GT Cikarang Utama terjadi pada H-4 dengan total 116 ribu kendaraan, meningkat 64% dari lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal sebesar 70 ribu kendaraan," kata Dwimawan Heru, AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk di Jakarta, Selasa (11/7/2017).

Namun jika dibandingkan dengan puncak arus mudik 2016 yang jatuh pada H-5 dengan total 118rb kendaraan, jumlah ini turun sebesar 2%.

"Puncak lalu lintas arus mudik ini mengalami penurunan dibandingkan dengan pada tahun 2016, hal tersebut dikarenakan periode libur lebaran tahun 2017 lebih panjang dibandingkan Tahun 2016 sehingga lalu lintas terdistribusi secara merata sepanjang periode arus mudik," paparnya.

Sedangkan untuk puncak arus balik Lebaran 2017 di GT Cikarang Utama terjadi pada H+6 dengan total 114 ribu kendaraan, meningkat 30% dari LHR normal sebesar 88 ribu kendaraan.

"Jumlah ini mengalami peningkatan 6% dari puncak arus balik 2016 yang jatuh pada H+4 dengan total 107 ribu kendaraan," ujarnya.

Terjadinya peningkatan lalu lintas pada arus balik disebabkan adanya pemanfaatan Jalan Tol Darurat sebagai rute lintasan menuju Jakarta pada Lebaran 2017 yang dimulai dari Gringsing, dimana pada tahun 2016 hanya beroperasi mulai dari Brebes Timur.

Selain itu, adanya peningkatan kapasitas GT Cikarang Utama, rekayasa lalu lintas serta peningkatan fasilitas pelayanan berperan besar untuk mengurangi kepadatan di Jalan Tol Jakarta Cikampek. [hid]

Komentar

 
x