Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 September 2017 | 13:56 WIB

Menhub Ingin Lokal Ikut Garap Moving Block LRT

Oleh : Uji Sukma Medianti | Rabu, 12 Juli 2017 | 15:39 WIB
Menhub Ingin Lokal Ikut Garap Moving Block LRT
Menhub, Budi Karya Sumadi - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menhub, Budi Karya Sumadi ingin PT Kereta Api Indonesia (KAI) bekerja sama dengan PT Len Industri untuk menerapkan sistem sinyal moving block pada proyek Light Rail Transit (LRT).

"Kita mengarahkan LEN Industri sebagai lokal partner. Siapapun yang menang kita minta LEN sebagai lokal partner karena kita ingin LEN jadi perusahaan yang membangun persinyalan di Indonesia," jelas Budi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Jakarta, Rabu (12/7/2017).

Dalam pembangunan kereta ringan, penerapan sistem moving block bukan yang pertama. PT MRT Jakarta, juga menggunakan sistem ini. Budi Karya menuturkan, sistem ini akan menelan biaya sebesar 200 miliar hingga Rp300 miliar.

Dengan sistem moving block, jarak operasi atau headway antar kereta didasarkan pada perhitungan waktu bukan jarak. Budi yakin bila menggunakan sistem moving block, jarak operasi antar kereta bisa diminimalisasi dari 5 menit menjadi 1 menit.

Direktur Utama Adhi Karya, Budiharto, mengatakan penerapan moving block akan digunakan di LRT Jabodebek saja. "Buat (LRT) Jabodebek," terangnya saat dikonfirmasi.

Selanjutnya, pihak Adhi Karya bakal mendalami tentang kerjasama dengan Len Industri mengenai pengunaan sistem moving block ini. [hid]

 
x