Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 23 November 2017 | 16:34 WIB

Ramai-ramai Berharap Berkah Wuling Motors

Oleh : - | Kamis, 13 Juli 2017 | 00:39 WIB
Ramai-ramai Berharap Berkah Wuling Motors
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Cikarang - PT SAIC General Motors Wuling (SGMW) Motor Indonesia (Wuling Motors) mulai beroperasi. Ini bisa menjadi kabar baik bagi industri komponen (sparepart) otomotif dalam negeri.

Dalam rilis kepada INILAHCOM, Wakil Presiden Jusuf Kalla meresmikan beroperasinya Wuling Motors di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (11/7/2017). Rencananya, pabrikan otomotif asal China (Tiongkok) ini, akan memroduksi mobil berjenis Multi Purpose vehicle (MPV) bertajuk Confero S.

Atas dimulainya produksi ini, Kalla memberikan apresiasi. Dalam waktu singkat, yakni dua tahun, Wuling Motors membangun pabrik baru dilanjutkan dengan proses produksi. Kalla menuturkan, maju-tidaknya suatu negara, bisa dicermati dari dua industri yang berkembang, yakni industri otomotif dan perumahan (properti).

"Kedua industri ini mempunyai multiplier effect yang besar, seperti industri kendaraan mobil misal, di hulu akan membutuhkan industri lainnya seperti hulu baja, plastik, karet, dan sebagainya. Disamping itu distribusinya membutuhkan begitu banyak karyawan, karna itulah industri kendaraan ini mempunyai dampak yang baik untuk kemajuan industri suatu negara," kata Kalla.

Menurut Kalla, industri otomotif di Indonesia, telah berjalan sejak lama. Kehadiran Wuling Motors tentunya memberikan warna lain bagi industri otomotif di tanah air. "Sehingga warga Indonesia memiliki banyak pilihan di pasar. Diharapkan pabrikan bisa memberikan distribusi dan afer-service yang baik," ujar Kalla.

Dengan populasi penduduk Indonesia mencapai 260 juta jiwa, Kalla menjelaskan bahwa dibutuhkan banyak sarana transportasi termasuk kendaraan. Tentu hal tersebut memang punya efek salah satunya yakni kemacetan. "Kemacetan suatu kemajuan yang tidak kita imbangi dengan infrastruktur. Maka kita upayakan kedua-duanya," tambah Kalla.

Selanjutnya, Kalla mengingatkan agar Wuling Motors menyerap konten lokal dalam jumlah besar. Dengan begitu bisa berdampak positif bagi perekonomian nasional khususnya penyerapan tenaga kerja. "Jawa Barat provinsi di Indonesia yang terbanyak penduduknya, dan pusat industri. Ini bisa memberi contoh industri lain mengembangkan wilayah ini," kata Kalla.

Setali tiga uang, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengapresiasi kecepatan dan keseriusan Wuling Motors membangun industri otomotif di Indonesia."Waktu tahun 2015 ground breaking, sekarang sudah beroperasi, mudah-mudahan hadirnya pabrik ini menghadirkan kebaikan untuk masyarakat Jawa Barat khususnya," kata Aher, sapaan akrabnya.

Aher menilai positif hadirnya industri besar di Jawa Barat, salah satunya tenaga kerja bisa terserap dengan baik. Terlebih Jawa Barat dan Provinsi Guang Xi, sebagai salah satu pemilik saham utama pada perusahaan Guangxi Automobile Grup, selain dua perusahaan lainnya yakni SAIC Motor Corporation Limited, General Motor (China), sudah ada hubungan akrab yakni hubungan Sister Province.

Aher yakin, Jawa Barat juga menjadi pasar yang terbesar bagi industri ini. Dalam payung Sister Province tersebut, akan menghadirkan berbagai kerja sama lainnya yang menguntungkan.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, menjelaskan usaha otomotif ini hadir di Indonesia dengan investasi mendekati angka Rp 9 triliyun. Pabrik dibangun diatas lahan 60 hektar, dengan 30 hektar diantaranya dibangun supplier industrial park yang melibatkan 16 supplier, yang terdiri dari 14 suplier China, 1 dari Amerika Serikat, dan 1 dari Jerman.

Industri komponen terintegrasi ini mendukung perakitan kendaraan merek Wuling yang akan diproduksi. Kapasitas produksi bisa mencapai 120.000 unit per tahun, dengan target pasar domestik ataupun eksport ke pasar ASEAN.

"Seluruh rantai industri memperkejakan 3000 lebih tenaga kerja di wilayah Jawa Barat. Perusahan juga melakukan kerja sama dengan SMK, sebanyak 100 siswa SMK diberikan kesempatan belajar di China setiap tahunnya," Jelas Airlangga.

Wuling Motor memulai pembangunan pabrik dan supplier park-nya dengan peletakan batu pertama pada Agustus 2015. Total investasinya mencapai US$700 juta. Untuk produksi massal kendaraan berkapasitas 1.500 cc ini, Wuling Motors melibatkan lebih dari 3.000 pekerja lokal yang tersebar di keseluruhan rantai industri hulu dan hilir. [ipe]

Komentar

 
x