Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 26 Juli 2017 | 17:36 WIB

Gandeng PLN, Jabar Inginkan Elektrifikasi 100%

Oleh : - | Kamis, 13 Juli 2017 | 03:29 WIB
Gandeng PLN, Jabar Inginkan Elektrifikasi 100%
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Bandung - Pemprov Jawa Barat melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meneken kerja sama dengan PT PLN (Persero) untuk penyambungan listrik masyarakat miskin dan tidak mampu.

Penandatanganan naskah perjanjian kerja sama ini dilakukan Kepala Dinas ESDM Jabar, Eddy IM Nasution dengan General Manager PLN Distribusi Jawa Barat, Iwan Purwana, disaksikan Kepala Biro Kerjasama dan Pemerintahan Setda Jabar Taufiq Budi Santosa di Kota Bandung, Selasa (11/7/17).

Saat ini, rasio elektrifikasi di Jawa Barat mencapai 97,87% (Desember 2016). Wajarlah bila Pemprov Jabar terus berupaya untuk mengereknya menjadi 100%.

Eddy mengatakan, kerja sama ini, dalam rangka memberikan akses elektrifikasi bagi masyarakat miskin dan tidak mampu. Berdasarkan data PBDT TNP2K 2015, terdapat 645.193 Rumah Tangga (RT) di Jabar yang belum teraliri listrik. "Tahun ini, kita menetapkan target 26.142 rumah tangga yang akan dialiri listrik, terletak di pelosok-pelosok terutama di Jabar Selatan," kata Eddy.

Pembagian tanggung jawab untuk urusan elektrifikasi, menurut Eddy, Pemprov Jabar menanggung biaya instalansi rumah sederhana dan biaya penyambungan listrik PLN, melalui skema bansos. "Nanti PLN yang akan mengurus jaringan listrik ke target-target yang telah disepakati bersama," jelas Eddy.

Menurut Eddy, sebelum kick off program akhir Agustus mendatang dan sambil menanti proses lelang, langkah awal yang ditempuh oleh Pemprov adalah penyamaan data antara pemerintah daerah dengan PLN. "Awal tahun ini kita temukan sedikit perbedaan, jadi untuk data selalu kita sinkronkan dan perbaharui agar program ini tepat sasaran dan efektif," kata Eddy.

Sedangkan Iwan menyambut baik langkah kerja sama yang digagas Pemprov Jabar. Dia berharap, rumah-rumah di Jawa Barat dapat segera 100% teraliri listrik di 2018. "Menurut data yang kami miliki, Jawa Barat memiliki rasio elektrifikasi tertinggi di Indonesia. Hingga Juni 2017 prosentasenya mencapai 98,6% dan sisanya ini yang terberat Karena kendala geografis letaknya yang ada di pelosok," papar Iwan.

Guna mendukung program ini, kata Iwan, PLN mengalokasikan dana sebesar Rp197 miliar untuk pembangunan jaringan di lokasi yang sulit. "Tahun ini target 26. 142 KK, mudah-mudahan tahun depan dapat ditingkatkan lagi," kata Iwan. [ipe]

 
x