Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Agustus 2017 | 04:33 WIB

Sri Mulyani Kaget karena Rasio Pajak

Oleh : M Fadil Djaelani | Kamis, 13 Juli 2017 | 14:09 WIB
Sri Mulyani Kaget karena Rasio Pajak
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku heran dengan pertumbuhan rasio pajak hanya 10,3%. Terlalu rendah dibandingkan jumlah wajib pajak di tanah air.

"Saya sebagai mantan pejabat bank dunia melihat ini rendah sekali. Saya juga sangat heran, Indonesia kok hanya menerima penerimaan 10,3% saja," kata Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (13/7/2017).

Untuk itu, kata Sri Mulyani, pemerintah akan terus berupaya menggenjot rasio pajak. Caranya dengan melakukan reformasi struktural di dalam tubuh Direktorat Jenderal Pajak. Prioritasnya kepada kebijakan yang mendukung. "Saat ini pemerintah juga mulai melakukan kerja sama terkait keterbukaan perpajakan internasional atau Automatic Exchange of Information (AEoI), untuk membagi data keuangan untuk memberlakukan keterbukaan informasi dan meningkatkan penerimaan perpajakan," papar Sri Mulyani.

Saat ini, kata Sri Mulyani, negara-negara dunia telah sadar akan pentingnya keterbukaan informasi perpajakan. Hal inilah yang saat ini tengah diperjuangkan oleh lintas negara agar tak ada lagi pihak yang menyembunyikan pajak ke luar negeri.

Informasi saja, penerimaan pajak Indonesia masih rendah. Tercatat, penerimaan pajak di 2016 hanya mencapai 81,54% dari target yang telah ditetapkan pada APBN 2016. Per 31 Desember 2016, total penerimaan pajak sebesar Rp 1.105 triliun. Meleset dari target sebesar Rp 1.355 triliun. [ipe]

 
x