Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 01:39 WIB

RAPBNP 2017 Sediakan Subsidi Energi Rp101,2 T

Oleh : M Fadil Djaelani | Jumat, 14 Juli 2017 | 09:09 WIB
RAPBNP 2017 Sediakan Subsidi Energi Rp101,2 T
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - (Foto: inilahcom/M. Fadil Djailani)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Postur sementara RAPBNP 2017 hasil pembahasan Badan Anggaran DPR dengan pemerintah, menyetujui adanya subsidi energi.
Hanya saja angkanya turun dari Rp103,1 triliun menjadi Rp101,2 triliun.

"Berdasarkan hasil pembahasan Panja A RAPBNP 2017, subsidi energi turun Rp1,9 triliun, yang disebabkan oleh penurunan harga ICP," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja dengan Banggar DPR di Jakarta, Kamis malam (13/7/2017).

Postur sementara, kata Sri Mulyani, mengalami perubahan dari postur awal RAPBNP 2017. Salah satunya karena asumsi dasar harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price) mengalami penurunan dari US$50 menjadi US$48 per barel. Penurunan asumsi ICP ini menyebabkan pagu belanja subsidi BBM dan LPG mengalami penurunan dari Rp51,1 triliun menjadi Rp50,2 triliun. Dan, pagu subsidi listrik ikut turun dari Rp52 triliun menjadi Rp51 triliun.

Dari subsidi BBM dan LPG, alokasi subsidi BBM tahun berjalan, turun dari postur awal dari Rp10,6 triliun menjadi Rp10,2 triliun. Sedangkan alokasi subsidi LPG tahun berjalan turun dari Rp52 triliun menjadi Rp51 triliun. "Postur sementara ini juga mempertimbangkan catatan yang disepakati di Panja A,
yaitu tidak ada kenaikan harga jual LPG tiga kilogram di 2017 dan volume minyak solar turun dari 16 juta kiloliter menjadi 15,5 juta kiloliter," kata Sri Mulyani.

Ia menambahkan perubahan asumsi harga ICP minyak ini menyebabkan adanya peningkatan penerimaan migas dari postur awal Rp116,5 triliun menjadi Rp118,4 triliun karena terjadi penyesuaian parameter perhitungan penerimaan dari sektor energi. [ipe]

 
Embed Widget

x