Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 26 Juli 2017 | 17:40 WIB

Harga dan Tarif Stabil, Inflasi Langsung Jinak

Oleh : - | Sabtu, 15 Juli 2017 | 18:18 WIB
Harga dan Tarif Stabil, Inflasi Langsung Jinak
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Balikpapan - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menegaskan, tekanan inflasi nasional hingga pekan kedua Juli 2017 mereda. Perkiraannya 0,25% (month to month/mtm).

Agus bilang, pemicunya adalah penyusutan tekanan tarif transportasi dan terjaganya harga bahan makanan bergejolak (volatile food)."Bawang putih dan segala varian cabai itu terkendali," kata Agus di Balikpapan, Jumat (14/7/2017).

Perkiraan inflasi bank sentral tersebut lebih rendah dibanding pekan pertama Juli 2017 yang sebesar 0,32%, berdasarkan Survei Pemantauan Harga.

Menurut Agus, selain terjaganya volatile food, penyebab inflasi mengendur adalah meredanya tekanan tarif transportasi setelah Idul Fitri 2017. Pada Juni 2017, tarif transportasi menjadi penyebab kenaikan inflasi karena gejolak harga pada arus mudik Idul Fitri 2017. "Sekarang tarif transportasi justeru berkebalikan dan menjadi deflasi," ujar Agus.

Selain kedua hal tersebut, kata Agus, terjadi penurunan tekanan dari kelompok tarif yang diatur pemerintah (administered prices) karena kenaikan harga listrik segmen 900 VA sudah tidak terasa signifikan.

Jika inflasi Juli 2017 seperti perkiraan Bank Sentral berada di 0,25% (mtm), maka inflasi tahunan di bulan ketujuh ini akan berada di 3,9% (yoy). Bank Sentral pada 2017 menargetkan untuk menjangkar inflasi tahunan di rentang 3--5 persen. Di 2016, inflasi tahunan berada di 3,02% (yoy). [tar]

 
x