Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 12:51 WIB

Perppu Intip Rekening Selangkah Lagi Jadi UU

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 25 Juli 2017 | 10:06 WIB
Perppu Intip Rekening Selangkah Lagi Jadi UU
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Rancangan Undang-Undang (RUU) Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan, tinggal menunggu pengesahan dalam rapat Paripurna DPR selanjutnya.

Hal tersebut diketahui saat rapat kerja pengambilan keputusan dengan mendengarkan penyampaian pandangan terakhir fraksi-fraksi di Komisi XI, dari 9 fraksi semuanya memberikan persetujuan yakni Partai PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN, PKB, PKS, PPP, dan Partai Nasdem, di ruang rapat Komisi XI DPR RI bersama dengan Kementerian Keuangan yang mewakili pemerintah di ruang rapat Komisi XI DPR RI, Senin malam (24/7/2017).

"Kami memahami semangat kepatuhan perpajakan. Dengan rapat dan saran pemilihan tentang Perppu ini, maka PDIP menerima RUU pengganti Perppu," tutur perwakilan fraksi Partai PDIP, I Gusti Agung.

Senada denga PDIP, Partai oposisi Gerindra juga memberikan persetujuan terkait Perppu ini, namun ada sedikit catatan yang diberikan Gerindra.

Di mana, kata perwakilan fraksi Partai Gerindra Kardaya Warnika mengatakan, dalam rangka meningkatkan kepatuhan dan penerimaan negara dibutuhkan cara antara lain dalam memperkuat basis pajak. Selain itu, Gerindra memahami perlunya komitmen pemerintah dalam rencana pertukaran informasi keuangan secara otomatis (AEOI).

"Dalam kaitan hal ini, izinkan Gerindra sampaikan pandangan pengaturan dapat dilakukan dalam suatu UU tidak melalui Perppu, mengingat perlu pembahasan komplet dengan menampung masukan yang kami terima," jelas dia.

Mendengarkan semua pandang fraksi, Ketua Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng langsung mmeberikan kesimpulan rapat bahwa RUU Perppu Pajak bisa dibawa ke sidang tingkat II atau Paripurna DPR RI. "Setuju," seru Mekeng yang ikuti setuju dengan anggota rapat lainnya.

Asal tahu saja menjelang rapat pengambilan keputusan tersebut, Presiden Jokowi memanggil para anggota Komisi XI DPR RI ke Istana Negara beberapa jam sebelumnya, dari anggota dewan yang hadir tersebut diantaranya Ketua Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng dari Partai Golkar, anggota Komisi XI DPR RI Johny G Plate dari Partai Nasdem, politikus PDI Perjuangan Utut Adianto dan anggota dewan yang lainnya.

Dalam pertemuan tersebut Jokowi membahas beberapa hal. Salah satunya adalah Perppu Nomer 1 Tahun 2017 Tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan, mungkin dalam kesempatan tersebut juga ikut melobi agar anggota dewan mensahkan RUU Perppu Pajak tersebut. [hid]

Komentar

 
Embed Widget

x