Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Agustus 2017 | 04:35 WIB

Beras Oplosan & Cabai Mahal Laporkan Satgas Pangan

Oleh : - | Sabtu, 29 Juli 2017 | 18:19 WIB
Beras Oplosan & Cabai Mahal Laporkan Satgas Pangan
Kepala Satgas Pangan Mabes Polri, Irjen (Pol) Setyo Waseso - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Palembang - Satgas Pangan Mabes Polri masih menelusuri berbagai kejahatan pangan yang merugikan masyarakat. Pelaku usaha yang mengambil keuntungan tidak wajar bakal dikejar.

"Sejak dibentuk pada Januari 2017, Satgas Pangan berhasil menyetabilkan 11 komoditas pangan yang dipengaruhi tingkat inflasi," kata Kepala Satgas Pangan Mabes Polri, Irjen (Pol) Setyo Waseso saat memantau pengusutan dugaan beras oplosan di Mapolda Sumsel, Palembang, Jumat (28/7/2017).

Selain mencegah pengusaha yang serakah mengeduk keuntungan, kata Setyo, Satgas Pangan bertekad memberantas praktik monopoli yang membuat konsumen berat. Di tengah melemahnya daya beli, praktik-praktik pengendalian harga, perlu disikapi tegas.

Dia menjelaskan, mengenai permainan harga bahan pokok, pihaknya akan terus melakukan pengawasan tata niaganya mulai dari tingkat petani, pengumpul hingga pedagang besar.

Jika dalam proses tata niaga tersebut terjadi tindakan yang dapat mendorong terjadinya lonjakan harga bahan pokok di pasaran, pihaknya akan melakukan langkah-langkah untuk menyetabilkannya dan melakukan tindakan hukum kepada pelaku usaha yang terbukti melakukan pengendalian harga.

Sebagai gambaran, ketika pertama kali dibentuk, Satgas Pangan ditugaskan untuk menangani peningkatan harga cabai di sejumlah daerah di Pulau Jawa dan Sumatera termasuk wilayah hukum Polda Sumsel yang sangat tinggi, dari Rp30.000 menjadi Rp80.000 per kilogram.

Menanggapi permasalahan itu, kata Setyo, Satgas Pangan melakukan penyelidikan. Diperoleh data bahwa lonjakan harga cabai disebabkan aktivitas pengepul yang memborong dari petani hingga ludes. Selanjutnya cabai tersebut dijual ke pabrik. Akibatnya, kelangkaan cabai terjadi di pasaran.

Selanjutnya, kata Setyo, Satgas Pangan menindak tegas pedagang yang menyerap hasil panen cabai petani secara besar-besaran. Yang selanjutnya dipasok ke pabrik pengelola cabai instan dalam kemasan.

Selain itu, kata Setyo, Satgas Pangan berperan aktif dalam mencegah peredaran bahan pokok yang tak layak konsumsi. Pengawasan bahan pangan dilakukan mulai tingkat produsen hingga pasar tradisional.

"Tindakan yang dapat menyetabilkan harga dan menjaga kualitas bahan pokok akan terus dilakukan sehingga tidak ada lagi pelaku usaha yang menjalankan bisnisnya mengejar keuntungan sebesar-besarnya di atas nilai kewajaran dan menjual barang tidak layak konsumsi," Setyo. [tar]

 
x