Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 November 2017 | 23:35 WIB

Garam Mahal, PT Garam Tunda Bangun Pabrik Baru

Oleh : - | Rabu, 2 Agustus 2017 | 17:46 WIB
Garam Mahal, PT Garam Tunda Bangun Pabrik Baru
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Surabaya - Keberadaan garam di beberapa daerah mulai langka. Kalaupun ada harga naik hingga dua kali lipat. Pemerintah terpaksa mengimpor garam 75 ribu ton garam asal Australia.

Atas situasi ini PT Garam (Persero) harus menunda program revitalisasi garam dan pembangunan pabrik baru di Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur, hingga 2018.

"Kalau untuk saat ini pengembangan masih belum bisa dilakukan karena adanya faktor depresi akibat gejolak harga dan permasalahan yang ada. Oleh karena itu, dua program tersebut akan kami lakukan pada 2018," kata Direktur Keuangan PT Garam (Persero) Anang Abdul Qoyyum di Surabaya, Rabu (2/8/2017).

Anang bilang, PT Garam telah menerima tawaran kerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Serpong untuk melaksanakan program pengembangan produksi garam dengan membangun pabrik baru dan revitalisasi.

Kedua program itu, menurut dia, akan dipusatkan di Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur, yang selama ini menjadi pusat produksi garam dan kantor PT Garam (Persero).

Sementara itu, Deputi Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi BPPT Prof Eniya Listiani Dewi mengatakan kontrak kerja sama dengan PT Garam (Persero) dilakukan dengan masing-masing kapasitas untuk revitalisasi sebesar lima ton per jam, dan untuk pabrik baru 10 ton per jam. [tar]

Komentar

 
x