Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 Oktober 2017 | 14:24 WIB

Mendag Jamin Sawit Indonesia Terbaik di Dunia

Oleh : - | Kamis, 3 Agustus 2017 | 17:00 WIB
Mendag Jamin Sawit Indonesia Terbaik di Dunia
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Moskow - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di hadapan para pengusaha Rusia, menjamin kualitas minyak kelapa sawit dari Indonesia adalah yang terbaik di dunia.

"Saya menjamin kualitas minyak sawit Indonesia, the best in the world," kata Enggartiasto saat membuka Forum Bisnis Kelapa Sawit Indonesia-Rusia di Moskow, Rusia, Kamis (3/8/2017).

Forum Bisnis itu merupakan rangkaian dari acara Festival Indonesia ke-2 yang diselenggarakan Kedutaan Besar RI di Moskow pada 4-6 Agustus 2017 dalam mempromosikan berbagai produk barang dan jasa serta pariwisata Indonesia di Rusia.

Pertemuan itu membentuk Asosiasi Minyak Sawit Indonesia-Rusia.

Mendag meyakinkan bahwa keberatan dari Uni Eropa tentang produk kelapa sawit Indonesia yang disebutkan membahayakan kesehatan dan menyebabkan deforestrasi akibat kerusakan lingkungan sebenarnya adalah soal persaingan perdagangan karena produk Indonesia sangat kompetitif.

"Keberatan itu sangat tidak fair, saya sudah menjelaskan ke Uni Eropa dan mereka terdiam setelah saya buktikan bahwa mereka tidak benar," katanya pada acara yang juga dihadiri Dubes RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus M Wahid Supriyadi, Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Iman Pambagyo, dan Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Arlinda.

Enggartiasto memastikan bahwa tidak ada risiko kesehatan sedikit pun atas kualitas minyak kelapa sawit Indonesia, begitu juga tak ada khawatiran dalam menjaga lingkungan hidup dalam pengelolaan industri sawit.

"Silakan datang ke Indonesia, seeing is believing, silakan lihat bagaimana pengelolaan minyak kelapa sawit di Indonesia. Tidak ada kekhawatiran sedikit pun," katanya.

Pemerintah, katanya, sangat menjaga kualitas produk nasional agar dapat diperdagangkan secara "fair" pada era perdagangan bebas ini.

Meski begitu dirinya menyayangkan masih banyaknya daerah yang hobi menganggurkan dana desanya di perbankan. "Tapi ada beberapa daerah yang masih banyak dananya iddle (mengangur) dan sampai sekarang ada Rp109,3 miliar dana desa yang hangus untuk 546 desa," ungkapnya.

Tercatat, saat ini dana desa dalam APBNP 2017 sebesar Rp67 triliun, meningkat 3 kali lipat dari tahun anggaran 2015 dan mengalami kenaikan 28% dari dana desa 2016 senilai Rp49,96 triliun. [tar]

Komentar

 
x