Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 21:09 WIB

Revisi Permen 12/2017 untuk Dorong Investasi EBT

Oleh : Uji Sukma Medianti | Jumat, 4 Agustus 2017 | 14:29 WIB
Revisi Permen 12/2017 untuk Dorong Investasi EBT
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah kembali akan merevisi Permen 12 dan 43 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk Penyediaan Tenaga Listrik. Tujuannya untuk mendorong investasi di bidang EBT.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, menuturkan dalam mengembangkan EBT, pemerintah sangat memahami bahwa pengembang atau IPP tentu ingin ada tingkat pengembalian yang wajar dalam berinvestasi.

Akan tetapi, pemerintah juga bertugas untuk mengendalikan tarif daftar listrik (TDL) masyarakat supaya tidak naik setiap tiga bulan sekali. Tentunya, masyarakat tidak akan menyoal pasokan listrik didapatkan dari pembangkit listrik tenaga air, tenaga surya, tenaga angin atau fosil.

"Kewajiban pemerintah kalau listriknya itu makin lama makin banyak itu harganya terjangkau," kata dia, dikutip dari web resmi Kementerian ESDM, Jumat (4/8/2017). Untuk itu, pemerintah ingin IPP memilih biaya yang paling rendah dengan margin yang wajar.

Dirjen EBTKE, Kementerian ESDM, Rida Mulyana bilang kebijakan memang tidak selalu menyenangkan semua pihak. "Kita memperhatikan 250 juta penduduk Indonesia. Jika ada yang tidak sepakat dengan putusan pemerintah itu hal yang biasa dalam dunia bisnis," jelasnya.

Dia menyebut, kebijakan pemerintah bertujuan untuk menciptakan daya kompetisi dalam penyediaan listrik murah. Dengan produksi yang murah tentunya akan menciptakan produk yang lebih murah.

Komentar

 
x