Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 14:44 WIB

Daya Beli Lesu

Ritel Ingin Pemerintah Beri Angin Segar

Oleh : M Fadhil Djaelani | Jumat, 4 Agustus 2017 | 17:51 WIB
Ritel Ingin Pemerintah Beri Angin Segar
Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo),Roy Mandey - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pengusaha sektor ritel menunggu kebijakan baru dari pemerintah, untuk mengatasi daya beli masyarakat yang rendah.

Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Mandey pun berharap bahwa pemerintah segera mengeluarkan jurus ampuh atas situasi ini dan membuat gairah kepada pengusaha juga masyarakat. "Kami menunggu dan meminta pemerintah mendukung pertumbuhan industri ritel di dalam negeri," kata Roy kepada INILAHCOM Jakarta, Jumat (4/8/2017).

Upaya yang bisa dilakukan, kata Roy, adalah dengan tidak menaikkan harga energi yang diatur pemerintah (administered price) dan menghitung ulang formula fiskal untuk industri ritel.

"Pemerintah harus juga menggenjot belanja modal baik APBN dan APBD untuk proyek-proyek padat karya, mengoptimalkan program-program yang cepat menghasilkan, serta mepertajam paket-paket kebijakan ekonominya," papar Roy.

Roy bilang pemerintah harus bergerak cepat, kalau tidak bisnis ritel makin terpuruk, Roy tak menginginkan ada ritel lain yang bernasib sama dengan 7-eleven yang harus menutup gerainya, karena lesunya daya beli masyarakat.

"Penjualan ritel terus menurun, biasanya tumbuh 5% sekarang hanya bisa tumbuh 3%. Penutupan gerai Sevel (7-Eleven) menjadi bukti nyata bahwa industri ritel terus mengalami penurunan," ujarnya. [uji]

Komentar

 
x