Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 09:56 WIB

Jokowi Panggil Mendadak, Budi Ditanya Bandara

Oleh : - | Senin, 7 Agustus 2017 | 16:38 WIB
Jokowi Panggil Mendadak, Budi Ditanya Bandara
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo panggil Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, guna mencari tahu perkembangan pembangunan Bandar Udara Wirasaba di Purbalingga, Jawa Tengah.

"Soal Wirasaba, itu yang di Jawa Tengah, bandara yang akan dibuat," kata Budi usai bertemu Presiden Jokowi di lingkungan Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/8/2017).

Kata Budi, Jokowi menanyakan berapa besar atau luas lahan yang diperlukan untuk pembangunan Bandara Wirasaba. Serta kapan dimulai pembangunannya. "Kemarin kan saya sudah ke sana (Purbalingga). Bertemu orang dari Angkatan Udara, tim-tim Angkasa Pura II. Itu sudah mulai dibangun bulan November dan diharapkan selesai pada 2018 akhir," kata Budi.

Budi mengatakan, Jokowi mendorong agar Purbalingga memiliki bandara sendiri. Selama ini, warga Purbalingga harus menempuh perjalanan 5 jam menuju DI Yogyakarta atau Semarang, kalau ingin menikmati transportasi penerbangan.

Rencananya, lanjut mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero/AP II) ini, Bandara Wirasaba memiliki panjang landasan pacu (runway) 1.600 meter, lebar 30 meter serta didarati pesawat jenis ATR.

Setelah beroperasi, kata dia, Bandara Wirasaba, bisa saja dikembangkan lebih lanjut. Agar bisa didarati pesawat jet jenis Boeing 737 yang berbadan jumbo. Mau tak mau panjang runway harus diperpanjang menjadi 2.400 meter. Kalau tak ada aral bakal digarap pada 2021.

Budi mengungkapkan, kapasitas Bandara Wirasaba cukup menampung 10 pesawat ATR yang rute penerbangannya domestik. "Kemarin Angkasa Pura II menyiapkan Rp350 miliar. Dari swasta sepenuhnya," katanya.

Untuk itu, kata Budi, perlu tambahan lahan 20 hektare lagi untuk pembangunan Bandara Wirasaba ini dan pihak Pemda setempat telah menyiapkannya.

"Sekarang ini sudah bebas 150 hektar yang dimiliki TNI AU. Jadi untuk jadi 1600 meter (runway) perlu lima hektare. Untuk 2400 meter perlu 20 hektare," ungkap Budi.

Budi mengatakan, Kementerian Perhubungan dalam pembangunan Bandara Wirasaba ini hanya sebagai fasilitator dan pelaksanaannya akan dilakukan Angkasa Pura II bekerja sama dengan TNI AU.

Selain itu, Menhub mengungkapkan bahwa Presiden juga meminta Bandara Ngurah Rai Bali juga ditingkatkan kapasitasnya.

Sedangkan terkait pembangunan bandara di wilayah bagian selatan Pulau Jawa atau tepatnya wilayah selatan Provinsi Jawa timur, Menhub mengatakan dalam satu bulan ke depan dilakukan finalisasi. "Kita akan finalisasi, ada investor yang mau bangun di sini. Dalam 1 bulan ini, kalau mereka mau ekspos, katanya persiapan," ungkap Budi.

Budi Karya menyebut bandara yang akan dibangun itu diantara tiga daerah, yakni antara Kabupaten Trenggalek, Tulungangung atau Kediri lokasinya.

sedangkan untuk pengembangan Bandara di Banyuwangi, katanya, telah selesai dilakukan pengembangan oleh pihak Angkasa Pura II dan saat ini sudah bisa didarati pesawat sejenis Boeing 737. [tar]

Komentar

 
x