Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 20:11 WIB

Bulog Apresiasi Peran Strategis Pasar Induk Cikopo

Oleh : - | Senin, 8 Agustus 2011 | 15:00 WIB
Bulog Apresiasi Peran Strategis Pasar Induk Cikopo
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Purwakarta - Pasar induk modern menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Ada imbal balik menguntungkan antara pelaku pasar, masyarakat, dan petani sebagai produsen bahan pangan.

Untuk itu, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) mendukung penuh pembangunan Pasar Induk Modern Cikopo, Purwakatra yang dikelola PT Jayaktijaya Megah. Di mana, pasar induk modern diharapkan bisa memfasilitasi pelaku pasar dalam mendistribusikan pangan dan kebutuhan pokok lainnya.

Hal itu disampaikan Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Djarot Kusumayakti dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi saat meresmikan kios dan gudang beras dan los daging dan ikan, Pasar Induk Modern Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (8/8/2017).

Hadir pula Direktur Utama PT Jakaktijaya Megah Muhammad Suharli dan Komisaris Utama, Melani Leimena Suharli, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, dan Kadis Perindag Jawa Barat Anton Gustoni. "Saya mewakili Bulog, sungguh sangat mendukung upaya pembangunan pasar modern yang menfasilitasi pedagang, pelaku pasar, yang akan membuat harga pangan menjadi terjangkau," kata Djarot.

"Dari sini akan terjalin komunikasi yang baik antara Bulog, pengelola pasar, dan masyarakat," lanjut mantan direktur Bank BRI ini.

Peletakan batu pertama pembangunan Pasar Induk Moderen Cikopo dilakukan pada 29 Januari 2014 oleh Menteri Perinduatrian dan Perdagangan kala itu, Gita Wiryawan. Selanjutnya pada 15 Desember 2015, dilakukan soft opening oleh Bupagi Purwakarta Dedi Mulyadi, Bambang Trihatmojo dari Asri Pelangi Nusa, serta Muhammad Suharli selaku Dirut PT Jakatijaya Megah. Barulah pada Juni 2016 dilakukan grand opening.

Pasar Induk Cikopo memiliki luas sekitar 30,78 hektar dan jumlah kios dan los hampir 5.000 unit. Pasar ini menyediakan seluruh kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat yang tinggal di wilayah Jawa Barat hingga DKI Jakarta.

Pasar ini memiliki fasilitas memadai seperti sarana ibadah, 4 bangunan toilet, jalan lebar, parkir yang luas serta dekat dengan akses jalan utama sehingga mudah dijangkau.

Karenanya, Djarot selaku Dirut Perum Bulog yang oleh pemerintah ditugaskan mengelola distribusi pangan menyampaikan selamat atas peresmian kios dan gudang beras Pasar Induk Modern Cikop.

Perum Bulog sebagai BUMN yang mengemban tugas mengelola harga dan distribusi bahan pokok tentu memiliki kepentingan sangat besar atas berkembangnya Pasar Induk Modern Cikopo.

Masalah inefisiensi, kata Djarot, bisa diatasi dengan munculnya pasar yang akhirnya dapat mengatur rantai distribusi. Maka peran pasar sangat penting. "Termasuk akan menjaga ketersediaan dan keterjangkauan serta stabilisasi harga," tukas Djarot.

Djarot berjanji akan membawa Perum Bulog untuk meningkatkan sinergi dengan pelaku pasar, serta pedagang dalam mewujudkan cita-cita bersama.

Sebab, makna keberadaan pasar sangat erat dengan keterjangkauan harga pangan dan sebuah upaya efisiensi distribusi dan menekan harga sampai tataran yang wajar dan berkesinambungan.

"Selain itu, masalah inefisiensi harus dibenahi karena harga pangan yang tak efisien akan memberikan kontribusi pada inflasi. Sejak pemerintahan Pak Jokowi berhasil menekan harga pangan dan gejolak harga dalam 2,5 tahun kepemimpinan. Ini karena adanya perbaikan pasar dan infrastruktur," jelasnya.

Pada kesempatan sama Dirut PT Jakatijaya Megah, Muhammad Suharli selaku pengelola Pasar Induk Modern Cikopo menjelaskan, Pasar Induk Modern Cikopo Purwakarta ini memiliki masa depan yang sangat cerah. Selain menyediakan semua kebutuhan pokok yang komplit, pasar ini juga punya visi kedepan bagi pembangunan kawasan penyangga ibu kota.
Bandara Kertajakti di Majalengka sudah finishing touch. Dan ini bandara terbesar selain Soekarno-Hatta. Lalu pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang yang masih dalam proses dibangun.

"Pasar Induk Modern Cikopo Purwakarta ini daerah emas. Harga tanah dalam 10 tahun tanah naik 10 kali lipat. Saya percaya pasar di Purwakarta ini akan jadi ikon. Lima tahun ke depan akan sangat ramai dan jadi yang terbesar di Indonesia. Penjual, penggiling ada masa depan cerah di sini. Akan jadi pasar yang membanggakan," imbuh Suharli.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa Purwakarta adalah kawasan yang tumbuh dinamis bersama Subang, Cirebon, Karawang dan Bekasi. Kawasan ini memiliki regulasi ekonomi yang strategis dan dinamis.

Dedi juga mengatakan dalam ekonomi diketahui bahwa tak mungkin ada regulasi ekonomi tanpa produksi. Dan seiring Jakarta tumbuh dinamis sebagai ibu kota megapolitan, maka Jakarta tak mesti lagi menanggung beban berat terhadap mobilisasi barang.

Di bagian akhir acara, dilakukan penandatanganan MoU antara pengelola pasar induk modern Cikopo Purwakarta dan Perpadi Jawa Barat tentang kesepakatan pengembangan pemanfaatan produktivitas pasar beras.

Penandatanganan disaksikan langsung Dirut Bulog bersama Bupati Purwakarta, dan Bupati Karawang. Setelah itu, para hadirin kemudian meninjau lokasi outlite dan gudang di pasar induk serta seremoni pemotongan pita untuk peresmian kios dan los.[tar]

 
x