Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 20:03 WIB

Lewat TIFA, RI Berharap Berkah Dagang dengan AS

Oleh : - | Selasa, 8 Agustus 2017 | 17:20 WIB
Lewat TIFA, RI Berharap Berkah Dagang dengan AS
(Foto: ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah Indonesia mengharapkan perjanjian bilateral dalam kerangka Trade Investment Forum Agreement (TIFA) bisa menggenjot kerja sama industri dan perdagangan dengan Amerika Serikat (AS).

Selama ini, masih ada jurang yang memisahkan antara kedua negara dalam menjalin hubungan industri dan perdagangan. "Melalui TIFA kita mendiskusikan hambatan-hambatan industri dan dagang antar kedua negara, kemudian dicarikan solusi," kata Direktur jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian, Harjanto di Jakarta, Selasa (8/8/2017).

"Kita harapkan ada komitmen yang lebih baik misalnya Free Trade Agreement (FTA) atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA)," lanjut Harjanto.

Pasalnya, komitmen tersebut menjadikan posisi Indonesia berada pada tingkat daya saing yang sama dengan negara ASEAN lain yang telah memiliki komitmen dengan negeri Paman Sam itu.

Selain itu, komitmen antar kedua negara juga disinyalir mampu meningkatkan ekspor dari Indonesia, sekaligus membuka lapangan kerja baru yang lebih luas.

Menurut Harjanto, terdapat beberapa sektor industri asal Indonesia yang mampu bersaing di Amerika, misalnya Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) dan industri makanan dan minuman.

Adapun posisi dagang antara keduanya mencatatkan surplus untuk Indonesia, di mana pada 2015, nilai ekspor non-migas produk industri dari Indonesia ke Amerika mencapai US$15,31 miliar dan meningkat menjadi US$15,68 miliar pada 2016. Sementara impor non-migas mencapai nilai US$7,55 miliar pada 2015 dan turun menjadi US$7,20 miliar pada 2016. [tar]

 
x