Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 20:13 WIB

Tarif Setrum RI Termahal di Dunia, Ternyata Hoax

Oleh : - | Rabu, 9 Agustus 2017 | 08:09 WIB
Tarif Setrum RI Termahal di Dunia, Ternyata Hoax
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantah informasi tentang harga listrik di Indonesia termahal di dunia.

Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, menjelaskan, harga listrik atau Tarif Tenaga Listrik (TTL) di Indonesia bukanlah yang termahal di dunia.

Dadan mengatakan, tarif setrum di tanah air, bahkan termasuk murah dan kompetitif di kawasan ASEAN. Baik tarif listrik untuk rumah tangga ataupun industri.

Kata Dadan, Mei 2017, harga listrik untuk golongan rumah tangga di Indonesia sebesar Rp1.467/kWh. Angka ini jauh di bawah harga listrik di Filipina sebesar Rp2.359/kWh, Singapura Rp2.185/kWh dan Thailand Rp1.571/kWh. "Hal ini menepis anggapan bahwa tarif tenaga listrik di Indonesia adalah yang termahal di dunia," kata Dadan.

Dadan mengatakan, harga listrik yang kompetitif ini bukan hanya untuk golongan rumah tangga saja. "TTL golongan bisnis besar dan industri besar juga kompetitif dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya," kata dia.

Data Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM menunjukkan, tarif listrik pada Mei 2017, untuk pelanggan bisnis besar senilai Rp1.115 per kWh. Bandingkan dengan Thailand Rp1.149/kWh, Singapura Rp1.523/kWh, Filipina Rp1.464/kWh, dan Vietnam Rp1.456/kWh.

Sementara untuk industri besar, pada periode yang sama, tarif di Indonesia Rp997/kWh. Sementara, Thailand Rp1.034/kWh, Singapura Rp1.382/kWh, dan Filipina Rp1.417/kWh.

Sebelumnya, laporan International Energy Consultants pada Mei 2016 menunjukkan harga listrik (rata-rata semua pengguna) di Indonesia hanya 7 sen dolar As per kWh, atau sekitar Rp945/kWh (kurs Rp13.500/US$).

Angka ini yang terendah dibandingkan negara-negara yang mereka kaji, yakni Jepang (wilayah Kansai) 23,3 sen dolar AS/kWh, Hongkong 15,1 sen dolar AS/kWh, Filipina 14,6 sen dolar AS/kWh, Singapura 10,9 sen per dolar AS/kWh, Thailand 9,9 sen dolar AS/kWh, Korea Selatan 9,5 sen dolar AS/kWh, Malaysia 8,8 sen dolar AS/kWh, dan Taiwan 8,7 sen dolar AS/kWh.

Sepanjang 2017, pemerintah menetapkan pada 1 Juli-31 Desember 2017 bahwa harga listrik di kelas 900 Volt Ampere rumah tangga ini tidak naik, untuk melindungi masyarakat miskin dan tidak mampu dengan memberikan subsidi yang tepat sasaran.

Harga listrik bagi pelanggan listrik rumah tangga itu:
a. 450 VA sebesar Rp415/kWh (subsidi Rp1.052/kWh);
b. 900 VA miskin dan tidak mampu sebesar Rp586/kWh (subsidi Rp881/kWh);
c. 900 VA mampu sebesar Rp1.352/kWh (subsidi Rp115/kWh) [tar]

 
x