Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 18 Agustus 2017 | 04:21 WIB

Dampak Infrastruktur Mulai Hidupi Sektor Riil

Oleh : M Fadil Djailani | Jumat, 11 Agustus 2017 | 11:04 WIB
Dampak Infrastruktur Mulai Hidupi Sektor Riil
Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tahun 2001-2004 Dorodjatun Kuntjoro Jakti - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Dampak pembangunan infrastruktur tidak langsung dapat dirasakan untuk mengurangi ketimpangan dalam masa pemerintahan Jokowi-JK. Namun saat ini, terobosan pemerintah sudah dirasakan sektor riil.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tahun 2001-2004 Dorodjatun Kuntjoro Jakti mengatakan hal itu dalam sebuah diskusi ekonomi di Jakarta, Kamis (10/8/2017).

"Kalau (kebijakan) fiskal moneter dan riil dilakukan sekaligus (bersama) biasanya mampu lebih cepat (atasi ketimpangan), pemerintah memang harus frontal," kata Dorodjatun.

Dalam laporan Badan Pusat Statistik (BPS) memang angka ketimpangan atau gini rasio Indonesia per Maret 2017 memang sedikit mengkhawatirkan yakni sebesar 0,393, meski sedikit mengalami penurunan angka tersebut masih cukup tinggi.

Dorodjatun pun menjelaskan, saat ini Jokowi sudah melihat hal itu, yang untuk mengatasi ketimpangan pemerintah tidak hanya menggandalkan kebijakan fiskal dan moneter saja. Tetapi juga sudah merambah ke sektor rill. Dengan pembangunan infrastruktur sangat masif dilakukan pemerintah.

"Ini sudah mulai ke sektor riil, misalnya pembangunan jalan desa, irigasi dan macam-macam," katanya.

Namun kata dia, untuk melihat hasilnya tidak akan cepat, butuh proses yang sedikit lama, tapi akan memberikan dampak nyata dikemudian hari. "Cuma melihat hasilnya tidak mungkin dalam lima tahun karena suatu proses seperti itu menyangkut kumulatif," katanya.

Ia pun cukup optimistis gini ratio bisa ditekan ke level yang lebih kecil lagi, dengan syarat kebijakan fiskal, moneter dan rill dilakukan bersamaan. Sehingga dampaknya bisa dirasakan lebih cepat. [hid]

 
x