Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Agustus 2017 | 04:39 WIB

Bupati Bojonegoro Ingin Produksi Tembakau Melompat

Oleh : - | Jumat, 11 Agustus 2017 | 18:09 WIB
Bupati Bojonegoro Ingin Produksi Tembakau Melompat
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Bojonegoro - Bupati Bojonegoro, Suyoto mendorong petani tembakau bisa menggenjot produksi dari 1 ton menjadi 1,2 ton per hektar. Demi memenuhi kebutuhan dalam negeri yang terus meningkat.

"Luas areal tanaman tembakau yang ada sekarang (8.939,8 hektare) tidak akan mencukupi kebutuhan pabrikan yang melakukan pembelian tembakau tahun ini," kata Suyoto di Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (11/8/2017).

Menurut Suyoto, petani tembakau di Bojonegoro yang merupakan salah satu sentra tembakau, cocok dikembangkan untuk jenis virginia voor oogst (VO), Jawa, dan virginia RAM. Dari jenis-jenis tersebut bisa meningkatkan produksi tembakau dari 1 ton menjadi 1,2 ton tembakau kering per hektar.
"Kalau produksinya hanya 1 ton masih kurang, sebab permintaan tembakau tahun ini cukup tinggi," kata Suyoto yang kader PAN itu.

Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro Akhmad Djupari, menjelaskan usaha meningkatkan produksi tanaman tembakau salah satu caranya dilakukan melalui program kemitraan antara petani dengan pabrikan. "Pola kemitraan memberikan kepastian terkait penjualan tembakau," ucap Djupari.

Program kemitraan tembakau yang sudah berjalan yaitu kemitraan petani tembakau dengan PT Sadana Arifnusa Ngawi, yang menanam tembakau Virginia RAM.

Program kemitraan yang ditangani PT Sadana Arif Nusa Ngawi, sangat menguntungkan petani karena petani memperoleh jaminan sejak awal tanam mulai bibit, pupuk juga teknis sampai panen dengan harga jual yang sangat memadai.

"Program kemitraan PT Sadana Arif Nusa yang sudah berjalan sejak 2012 semakin berkembang karena petani diuntungkan. Pada awal hanya ada tanaman seluas 200 hektare, tetapi sekarang di lapangan yang sudah tertanam mencapai 822 hektar," kata Imam Wahyudi, Kasi Tanaman Semusim Dinas Pertanian.

Program kemitraan lainnya, lanjut dia, PT Gudang Garam terealisasi seluas 1.576 hektar di sejumlah sentra penghasil tembakau virginia VO, antara lain di Kecamatan Kedungadem, Sugihwaras, dan kecamatan lainnya. "PT Djarum juga menjalin program kemitraan, tetapi baru sebatas memberikan bantuan bibit dan pupuk," ucap Wahyudi.

Data di dinas pertanian menyebutkan realisasi luas tanaman tembakau virginia VO, Jawa, dan virginia RAM mencapai 8.939,8 hektar. Untuk virginia VO 5.722,5 hektar, di Kecamatan Sumberrejo, Gayam, Purwosari, Baureno, Kedungadem, Malo, Kepohbaru, Tambakrejo, Sugihwaras, Sukosewu, dan Kanor.

Tembakau Jawa seluas 2.395.3 hektar di Kecamatan Purwosari, Bubulan, Trucuk, Kedungadem, Malo, Temayang, Sekar, Padangan, Tambakrejo, Sugihwaras, Ngambon, Sukosewu, Ngraho, dan Gondang. "Untuk tembakau virginia RAM lokasinya merata baik di wilayah barat dan timur," ucap Wahyudi. [tar]

 
x