Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 20:11 WIB

Garam Langka Bikin Mahal Ikan Asin di Tarakan

Oleh : - | Jumat, 11 Agustus 2017 | 18:54 WIB
Garam Langka Bikin Mahal Ikan Asin di Tarakan
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Tarakan - Lebih dari sepekan garam menghilang, sejumlah daerah masih saja terkena efeknya. Di Kota Tarakan, Kalimantan Utara misalnya, harga ikan asin naik 50%.

Lina, pedagang ikan asin dan udang kering di Pasar Geuser Kota Tarakan, Jumat (11/8/2017), mengatakan, kenaikan harga telah berlangsung sejak dua bulan lalu pasca kelangkaan garam secara nasional.

Harga ikan asin jenis gulama sebelumnya dibanderol Rp20.000-Rp25.000 per kilogram. Saat ini naik menjadi Rp35.000 per kilogram. Kenaikan dipicu oleh melonjaknya harga garam.

Ia mengaku menaikkan harga ikan karena harga garam pun naik dari Rp5.000 menjadi Rp7.000 per 250 gram. Ditambah kondisi cuaca di Kota Tarakan yang tidak menentu juga menjadi penyebab harga naik.

Ibu rumah tangga beralamat di Jalan Mulawarman Kota Tarakan ini mengatakan, selama harga ikan asin dan udang kering mengalami kenaikan daya beli masyarakat juga menurun.

Khusus udang kering sebelumnya seharga Rp80.000 per kilogram menjadi Rp85.000 per kilogram. "Kenaikan harga ikan asin dan udang kering di pasaran (Kota Tarakan) karena faktor kelangkaan garam dan cuaca yang sering hujan," sebut Lina.

Seorang warga yang dihubungi bernama Ibu Lulu beralamat di Kampung Satu Kota Tarakan juga mengaku, harga udang kering biasanya seharga Rp80.000 per kilogram naik menjadi Rp90.000 hingga Rp100.000 per kilogram.

Begitu juga harga ikan asin mengalami kenaikan sejak sebulan lalu. "Saya sih tidak terlalu beli ikan asin atau udang kering. Kadang-kadang saja belinya," ujar dia. [tar]

 
x