Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 18 Agustus 2017 | 04:15 WIB

Mimpi Besar AP II Ciptakan Bandara Anti Stres

Oleh : - | Jumat, 11 Agustus 2017 | 19:08 WIB
Mimpi Besar AP II Ciptakan Bandara Anti Stres
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Tangerang - PT Angkasa Pura II (AP II) ingin menciptakan bandara yang lancar, sehingga penggunannya bebas stres. Atau berkonsep Bandara Cerdas alias Smart Airport. Mudah-mudahan bukan hanya mimpi.

"Selama ini orang-orang sebelum ke bandara stres karena macet, di bandara juga stres karena ribet, karena itu kita mau pelayanan yang berbasis hassle-free, stress free, selama ini orang ke bandara tidak nyaman, pelayanan lambat, banyak birokrasi, kita benahi itu," kata Direktur Utama AP II, Muhammad Awaluddin di Tangerang, Banten, Jumat (11/8/2017).

Awaluddin mengatakan, AP II memiliki tiga langkah untuk menciptakan bandara yang memiliki layanan prima. Yakni, pengembangan sumber daya manusia (SDM), penyederhanaan prosedur dan pembenahan infrastruktur. "Program-program pengembangan SDM bukan hanya untuk lapangan, tetapi juga di jajaran manajerial," ujar Awaluddin.

Kedua, lanjut mantan direktur Telkon ini, AP II menyederhanakan prosedur dengan mengintegrasikan berbagai aspek, pembenahan prosedur operasi standar (SOP). "Kita baru dapat ISO untuk Soetta, Kualanamu dan Husein itu untuk customer service dan terminal service inspection, ke depannya kita akan mengintegrasikan ke dalam airport management system," kata Awaluddin.

Ketiga, papar Awaluddin, pembenahan infrastruktur dengan menggabungkan infrastruktur keras dan infrastruktur lunak atau penerapan teknologi. "Sekarang ini kita hidup di era digital, kalau tidak mau tergilas harus disesuaikan dengan kondisi saat ini," kata Awaluddin.

Dengan mengoptimalkan pengembangan teknologi, menurut dia, proses operasi bandara cari lebih efisien, dalam hal ini, yaitu memanfaatkan telepon genggam.

Awaluddin menyebutkan hampir 100% penumpang datang ke bandara membawa telepon genggam. Dan, sebanyak 90%-nya merupakan telepon pintar. "Ini yang menjadi kekuatan yang akan menjadi porotfolio bisnis kita untuk berinteraksi langsung di bandara dengan aplikasi Indonesia Airports," kata Awaluddin.

Artinya, dia menjelaskan, penumpang tidak perlu ke bandara untuk mengetahui segala informasi tentang penerbangan, semua bisa diakses di telepon pintar. Selain itu, AP II akan mengembangkan pembayaran nontunai di semua bandara yang dikelola. "Kita punya lebih dari 1.000 outlet di 13 bandara, kenapa kita tidak menyediakan platform yang juga gerakan pemerintah untuk cashless," kata Awaluddin.

Upaya tersebut, kata Awaluddin, untuk mendukung target pergerakan 100 juta penumpang pada tahun ini. "Tahun ini pijakannya, tahun depan kita take off, sekarang kita siapkan platform big data," kata Awaluddin.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pelayanan dan Fasilitas Bandara AP II, Ituk Herarindri mengatakan, AP II akan mengembangkan bisnis melalui anak perusahaannya, salah satunya hotel di bandara. "Hotel kita kembangkan melalui lewat anak usaha kita PT Angkasa Pura Property, baik di dalam bandara maupun di lingkungan sekitar bandara dari bintang 3 hingga bintang 4," kata Ituk. [tar]

 
x