Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 18 Agustus 2017 | 04:15 WIB

Gelar IPEX 2017, BTN Bidik KPR Anyar Rp5 Triliun

Oleh : M Fadil Djailani | Sabtu, 12 Agustus 2017 | 01:39 WIB
Gelar IPEX 2017, BTN Bidik KPR Anyar Rp5 Triliun
Indonesia Properti Expo (IPEX) 2017 - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Jelang HUT RI ke-72, PT Bank Tabungan Negara (Persero) menggelar pameran properti terbesar, namanya Indonesia Properti Expo (IPEX) 2017.

Dalam gelaran akbar ini, Bank BTN menghadirkan hampir 900 proyek perumahan. Diharapkan bisa melahirkan kredit pemilikan rumah (KPR) baru senilai Rp5 triliun.

Adapun, pameran perumahan yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) tersebut turut dibuka Presiden Joko Widodo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno.

Direktur Utama Bank BTN, Maryono bilang, IPEX 2017 merupakan upaya perseroan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki rumah, terutama dalam rangka menyukseskan Program Satu Juta Rumah.
Pameran ini, lanjut Maryono, menjadi langkah Bank BTN meningkatkan penyaluran KPR perseroan sehingga dapat mengerek naik pangsa pasar.

"Pameran IPEX ini digelar sejalan dengan komitmen kami menjadi integrator utama Program Satu Juta Rumah. Melalui pameran perumahan ini, masyarakat lndonesia terutama di Jabodetabek bisa lebih mudah memilih dan memiliki ruman. Dengan berbagai kemudahan yang kami tawarkan, kami meyakini dapat mencatatkan potensi kredit baru hingga Rp5 triliun dari pameran ini," jelas Maryono dalam pembukaan IPEX 2017 di JCC, Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Melalui pameran ini, Maryono optimistis, Bank BTN bisa mencapai target yang dibidik. Pada akhir 2017, Bank BTN membidik pertumbuhan KPR di levei 21%-23% secara tahunan (year on year/yoy). Pada 2019, perseroan membidik pangsa pasar KPR naik ke level 40%.

Secara total, per akhir Juni 2017, KPR Bank BTN tumbuh di level 19,13% yoy menjadi Rp127,49 triiiun dari Rp107,021 triliun pada Juni 2016. Kenaikan penyaluran KPR Subsidi tercatat menjadi penyumbang terbesar pada pertumbuhan kredit perumahan Bank BTN. Per Juni 2017, KPR Subsidi Bank BTN naik 28,34% yoy dari Rp49,86 triliun menjadi Rp63,99 triliun.

Kenaikan terpantau pada KPR Non-subsidi yang tumbuh 11,09% (yoy), dari Rp57,15 trillun pada kuartal II-2016 menjadi Rp63,49 triliun di periode sama 2017. Kemudian, kinerja penyaluran KPR, Bank BTN masih memimpin pangsa pasar sebesar 35.4% per 31 Maret 2017. [ipe]

 
x