Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 23 September 2017 | 07:02 WIB

Manggala Agni Giat Patroli Cegah Karhutla

Oleh : - | Sabtu, 12 Agustus 2017 | 21:41 WIB
Manggala Agni Giat Patroli Cegah Karhutla
(Foto: menlhk)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Data Posko Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Sabtu (11/8/2017) pukul 20.00 WIB menyebutkan pada Satelit NOAA19 terpantau 30 hotspot yang tersebar di beberapa provinsi di wilayah Indonesia.

Sedangkan 3 hotspot terpantau oleh satelit TERRA/AQUA (NASA) dengan confidence level 80% atau lebih, yaitu 2 titik di Kabupaten Malinau (Kalimantan Utara) dan 1 titik di Kabupaten Bima (Nusa tenggara Barat).

Data juga menyebutkan, sebanyak 3 hotspot terpantau berdasarkan data TERRA/AQUA (LAPAN) dengan confidence level 80% atau lebih, yaitu 2 titik di Kabupaten Malinau (Kalimantan Utara) dan 1 titik di Kabupaten Bima (Nusa tenggara Barat).

Dengan demikian, total hotspot berdasarkan satelit NOAA19 per 1 Januari s/d 11 Agustus 2017 dilaporkan sebanyak 1.444 hotspot. Dibandingkan dengan tahun 2016 periode yang sama, yaitu 1.439 hotspot, tahun ini terdapat kenaikan jumlah hotspot sebanyak 5 titik (0,34%).

Sedangkan data TERRA/AQUA (NASA) per 1 Januari s/d 11 Agustus 2017 (confidence level 80%), menunjukkan penurunan jumlah hotspot sebanyak 1.741 hotspot (77,89%), dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama, yaitu semula 2.235 hotspot menjadi 494 hotspot.

Menteri LHK, Siti Nurbaya menyampaikan bahwa, Brigade Dalkarhutla KLHK-Manggala Agni bersinergi dengan para pihak terus melakukan berbagai upaya pencegahan di tingkat tapak, antara lain melalui patroli terpadu dan sosialisasi kepada masyarakat di lokasi rawan karhutla.

Contohnya yang dilakukan Manggala Agni Daops Labuhanbatu di Desa Aek Godang, Kecamatan Hulu Sihapas, Kabupaten Padanglawas Utara, Propinsi Sumatera Utara. Begitupun di Provinsi Kalimantan Barat, Manggala Agni terus melakukan patroli terpadu dan sosialisasi yang didukung TNI dan POLRI di lokasi rawan karhutla antara lain di wilayah kerja Manggala Agni Daops Pontianak, Daops Singkawang, Daops Sintang, Daops Semitau dan Daops Ketapang.

Di kantor Manggala Agni Daops Banjar, Kalimantan Selatan, pada tanggal 11 Agustus 2017 dilaksanakan pemberangkatan secara resmi tim Patroli Terpadu Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan oleh Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan. Di saat yang sama, di Kalimantan Tengah, khususnya di Kota Palangkaraya dan Kabupaten Katingan juga dilakukan pemberangkatan secara resmi tim Patroli Terpadu Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan oleh Kepala Seksi Karhutla Balai Pengendalian Perubahan iklim dan Karhutla Wilayah Kalimantan.

Sementara itu, pelaksanaan Patroli Udara dan Monitoring Hotspot juga masih berlanjut dengan menggunakan Helly KLHK hingga kemarin tanggal 11 Agustus 2017. Patroli udara dan monitoring hotspot diawali dari Bandara Supadio Pontianak kemudian patroli di wilayah Kabupaten Bengkayang yang meliputi Desa Suka Mulya Kec. Bengkayang, Desa Sahan Kec. Seluas, Desa Sungkung Kec. Jagoi Babang, Desa Terabung Kec. Jagoi Babang, Kab. Bengkayang.

Patroli Udara juga dilaksanakan selama 2 jam dimulai pada pukul 09 : 55 WIB menyusuri Kabupaten Bengkayang. Sepanjang jalur patroli udara dinyatakan aman dari karhutala dan tidak ditemukan titik api. Di wilayah lain di Kalimantan Barat, dilakukan patroli mandiri di Desa Desa Pampang Harapan, Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara. [*]

 
x