Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 September 2017 | 00:42 WIB
Hightlight News

Ini Cara Sri Mulyani Tingkatkan Daya Saing

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 15 Agustus 2017 | 12:05 WIB
Ini Cara Sri Mulyani Tingkatkan Daya Saing
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, penting bagi pemerintah untuk berinvestasi pada pendidikan dan kesehatan. Indonesia mempunyai 257 juta penduduk, ini merupakan pangsa pasar yang besar.

"Kita mempunyai daya saing yang kuat kalau penduduknya adalah aset. Itu artinya dia produktif, mampu berkompetisi, bisa berinovasi, dia kreatif. Untuk menjadi manusia yang seperti itu, dia perlu kesehatan dan pendidikan," jelas Sri Mulyani seperti dikutip dari laman resmi Kemenkeu, Selasa (15/8/2017)

Sri mengacu pada data Human Development Index (HDI) tahun 2015, disebutkan rata-rata orang bersekolah di Indonesia hanya 7,95 tahun. Artinya masyarakat Indonesia hanya bersekolah sampai tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Lebih lanjut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini bilang, bahwa Indonesia memiliki daya saing yang tinggi dalam hal makro ekonomi. Republik Indonesia kata dia adalah negara kepulauan yang luasnya melebihi benua Eropa.

Namun, jika negara lain sudah berinvestasi pada infrastruktur, pendidikan dan kesehatan sejak 100 tahun lalu, Indonesia baru memulai. Untuk mampu berkompetisi, Indonesia tidak bisa hanya memajukan Jakarta atau Pulau Jawa. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur di seluruh daerah penting dilakukan. "Infrastruktur bukan kemewahan, dia adalah kebutuhan," katanya.

Di samping itu, institusi yang baik juga merupakan faktor penting agar Indonesia bisa berkompetisi. Dengan institusi yang baik, Pemerintah akan mencerminkan pengelolaan organisasi yang baik sehingga negara dapat memperoleh kepercayaan dari para investor. [hid]

0 Komentar

Kirim Komentar


Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget
x