Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 11 Desember 2017 | 20:24 WIB
Hightlight News

RAPBN 2018, Jokowi Gagas Pertumbuhan Bisa 5,4%

Oleh : - | Kamis, 17 Agustus 2017 | 00:39 WIB

Inflasi

RAPBN 2018, Jokowi Gagas Pertumbuhan Bisa 5,4%
Presiden Joko Widodo - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Tahun depan, Presiden Joko Widodo mematok pertumbuhan ekonomi 5,4%. Lalu untuk inflasi, nilai tukar mata uang (kurs), serta asumsi makro-ekonomi lainnya, bagaimana?

Dalam nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018, Jokowi optimis bahwa pertumbuhan ekonomi 5,4% sangatlah realistis. “Pertumbuhan ekonomi yang optimis tersebut akan dicapai melalui dukungan konsumsi masyarakat yang terjaga, peningkatan investasi, dan perbaikan kinerja ekspor dan impor," kata Jokowi dalam sidang paripurna DPR di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (16/8/2017).

Pada 2018, Jokowi berujar, pembangunan akan diarahkan untuk menumbuhkan ekonomi kawasan Maluku, Papua, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara. Hal itu ditempuh melalui peningkatan keterkaitannya dengan Jawa dan Sumatera yang selama ini menjadi penyumbang terbesar perekonomian.

Jokowi bilang, peningkatan dan pembangunan infrastruktur merupakan kunci dari pemerataan ekonomi. "Pengembangan daerah perbatasan pun menjadi prioritas agar menjadi pintu gerbang transaksi perdagangan internasional sehingga mampu meningkatkan perekonomian," tutur Jokowi.

Selain optimis dengan pertumbuhan 5,4% di 2018, presiden asal Solo ini memaparkan sejumlah asumsi makro-ekonomi, sebagai berikut.
 

1 2 3 4 5 6

0 Komentar

Kirim Komentar


Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget
x